Suatu Sore di Balairung Universitas Indonesia

Sepanjang hidup saya, ada beberapa pertanyaan yang belum bisa (atau tidak akan bisa) saya pahami. Di antaranya adalah:

kenapa orang-orang terdidik (bahkan dokter) masih juga merokok sedangkan mereka tahu apa bahayanya?,

Saya tidak paham konsep kecanduan. Karena saya tidak pernah mencandu apapun. Mungkin ini sebabnya, saya tidak pernah merasakan yang namanya kecanduan. Ada beberapa hal yang sangat saya sukai, makan bubur ayam Cianjur dan browsing internet. Tapi saya masih bisa menjalani hari-hari tanpa harus mengawali pagi dengan makan buryam. Saya masih bisa senang-senang tanpa browsing internet. Sampai kemudian, saya mencoba menerima satu pemahaman: bahwa mungkin sebenarnya saya kecanduan, hanya saja pada tahap ringan. Tapi bukankah kecanduan berarti tidak bisa hidup tenang tanpa candunya?

Kenapa orang bisa sedemikian lemah pada suatu benda? Kenapa ada orang-orang yang bisa sedemikian taat beragama? Kenapa seseorang bisa mengabaikan penggunaan logika? Kenapa ada orang yang bisa yakin mau jadi apa dalam hidupnya, sementara ada orang yang hidup sekedar berusaha untuk bisa bangun esok harinya?

Terlalu banyak pertanyaan membuat orang tua pada langkah pertama. Saya takut jadi kayak gitu. Tapi saya kan jenis orang yang penasaran. Species Homo penasaranus.

..

….

Suatu sore di pelataran Balairung Universitas Indonesia, saya bertemu dengan satu pertanyaan lagi. Satu pertanyaan yang membuat saya merasa semakin bodoh. Satu pertanyaan yang tidak bisa (dan enggan untuk) saya pahami:

kenapa perbedaan suku bisa menjadi sedemikian penting sehingga bisa mencegah bersatunya dua orang yang saling mencinta?

7 thoughts on “Suatu Sore di Balairung Universitas Indonesia

  1. Hola! CΓ³mo estΓ‘ usted ?
    hem..ya..ya.. kayaknya gw tau jawabannya Nan, udah lama pengen gw jadiin post but nggak sempet-sempet apa lagi sekarang sedang diuji dengan sesuatu yg cukup pelik, untuk sekedar ol aja sulit πŸ™‚

    ok Nan be good, be cool jangan biarkan benci merajalela πŸ™‚

  2. ini malah pada ngomong bahasa jorokkk…hu3

    duh bok..yang kayak gitu emang susah di mengerti tapi emang masih banyak yang begini, tergantung sama orangnya masing2 sieh,mungkin emang pikirannya belum terbuka aja ato memang idealis πŸ˜€ gue sendiri juga gak abis pikir masih ada aja orang2 eksklusif ini, tujuannya apa coba ya??

    ini comment gue malah bikin lo tambah bingung ya heuehueheuh

Leave a Reply to chielicious Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top
%d bloggers like this: