Musim Orang Berkasih-kasihan

Ada musim baru! Bukan musim buah! Bukan musim copet! Hanya berlaku bagi orang di sekeliling saya, yaitu: musim orang berkasih-kasihan. Banyak angin banyak hujan (namanya juga Bogor!), sahabat-sahabat terdekat saya pada baru jadian! Dan pada tahun ini pula (sedikitnya) DUA orang mantan pembantu pacar saya akan melangsungkan pernikahan (JLEB!! Oucchh! Yaiiikksss! Uh yeaaahhhh!!).

Pembaca Telmi: HAH!? Mantan lo nikah dengan mantan lo??
Nonadita: Maksutnya mantan-mantan saya akan menikah dengan pacarnya masing-masing. Bukan mantan-yang-satu-menikahi-mantan-yang-lain… geblek lo!

Kepada mereka yang sedang berkasih-kasihan, izinkanlah saya berpuisi. *echo 2 kali, ambil posisi*

Hai kalian yang sedang berkasih-kasihan
Peliharalah kepercayaan pasangan
Kepercayaan itu berharga adanya
Jangan sekali-kali engkau sia-siakan

Kenangan biarlah jadi kenangan
Jangan tarik kenangan ke masa depan
Masa depan adalah milik kalian
Mendingan kita saling mendoakan

Senyummu, senyumku juga
Bahagiamu, bahagiaku juga
Pestamu, traktiran untukku
Jangan lupa sediakan makanan-makanan kesukaanku

Moral postingan ini: Jangan sia-siakan kepercayaan pasangan ya!

18 thoughts on “Musim Orang Berkasih-kasihan

  1. Ahahahha.. kirain mantan situ jadian ama mantan satu lagi.. Trus kawinnya di belanda.. AHahahah.. ya ya.. moralnya sungguh tepat nak.. 🙂

  2. @titiw
    percayalah, saya juga berharap mereka begitu.. *ngakak*
    woohh.. yey kira eyke pernah macarin bences? gilingan lo yeee…

    @hani
    sama gebetan-barumu-yang-memancarkan-feromon-mantap-itu aja, gimana?

    @mbilung
    Ah, di dunia ini palak memalak itu hal biyasa (nonadita, 2008)

    @heddi
    nuhun.. semoga mereka sabar! punya pasangan itu ngga mudah *sok tau*

    @nothing
    lebih menyenangkan melamunkan gebetan, actually 😀

    @hedi
    yayaya saya tahu mereka memang layak dikasihani *masih ngeles*

  3. Lho…lha kamu kapan ? pokok’e undang2 kalo wis siap…ya to ?

    NB:kapan ikut ke BHI ? semalam rame ada temen dari jogja, tika,momon,zam dll. Ndorokakung sama Paman Tyo yo hadir…wis pokok’e seru….

  4. @yoyo kesambet
    kalo tiba giliranku ngerasain duduk di kursi pelaminan (dan nerima amplop duwit dari kalian semua), pasti aku pasang pengumumannya di blog resmiku iniiihhhh!!! *berapi-api kaya Son Go Ku*

    waaaah aku pengen banget ke BHI, malem banget sih yaa.. kumpul siyang-siyang dong, ma’lum akhwat ga boleh pulang malem tanpa ditemani muhrim *lagi meracau ga tentu arah*

  5. HA.HA.. tanya lagi donk.. kenapa mantan-mantan dita lebih milih yang laen.. ketimbang dita. peace..
    kalo jawabnya “bukan jodoh”.. halah!!

    “Senyummu, senyumku juga
    Bahagiamu, bahagiaku juga..”
    yakin Loe??

  6. @-tikabanget-
    mendingan nunggu yang ini: dompetku adalah dompetku, dompetmu adalah dompetku juga

    @venus
    … and they live happily everafter…

    @Gunce
    ah sayang…. pake otakmu, tentu karena mereka tak cukup mental bersanding denganku.. hohoho.. *mode serius ON*: karena saya adalah jawaban yg terbaik untuk yg lain, bukan untuk mantan2 sayah

  7. @stey
    iya, ah tepatlah rupanya kalimat itu saya jadikan Moral Postingan (yang rada amoral) Ini

    @-tikabanget-
    ahahaha…. saking malunya sampe harus pake TOPENG sekedar untuk bersuara, i guess?

    Uuppss… i said it again! Duh… maaphh..

  8. Sepertinya ada yang tersinggung dengan postingan ini, kenapa juga disaat nonadita berbahagia atas temannya ada yang tidak suka…?!?!?!?!
    Bukankah itu arti dari sebuah persahabatan?! (weleh..weleh…ketinggian nih omongannya..hihihihi)
    Nona adalah orang yang baik, buktinya dia berbahagia melihat temannya berbahagia pula, bukan tertawa di atas penderitaan orang lain, atau iri melihat kebahagiaan orang lain. Maka dari itu nona pantas mendapatkan orang yang baik pula.
    Semoga hari esok kan lebih baik…

Leave a Reply to silly Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top
%d bloggers like this: