Pembaca!
Apakah jodoh itu?

Pembaca Telmi: Jodoh itu adalah kondisi di mana seseorang tidak pintar!
Nonadita: Itu mah bodooohh!!!

Ehm… menyambung diskusi dengan beberapa teman yang penasaran akan jodohnya mengenai definisi jodoh, maka saya serahkan kebingungan ini pada kalian! Mbilung berkata bahwa jodoh itu adalah semua orang (bahkan barang>> Ex.: Macintosh) yang berhubungan dengan kita, dan bahwa jodoh itu ada masanya. Gage berkata bahwa jodoh itu misteri, bahwa yang saling mencinta pun belum tentu jodoh dan bahwa jodoh itu ‘kan bukan usaha. Ustadznya Iin melalui Iin berkata bahwa jodoh itu adalah orang yang (pada waktunya) menikah dengan kita (mengucap ijab pernikahan). Gage tidak setuju karena menurutnya kalau misalnya gitu, mestinya ngga ada perceraian dong.

Ah.. untuk yang ini saya setuju saja bahwa jodoh itu ada masanya. Ketika suatu barang rusak, atau putus hubungan dengan seseorang karena sesuatu hal (ketidakcocokan atau salah satunya mati), maka berakhirlah jodoh itu. Mengenai pendapat: bahwa bisa jadi ada orang yang ngga berjodoh di dunia, tapi berjodohnya di akhirat, ah otak saya ngga nyampe ke sana! Bisa-bisa nge-hang begitu selesai memposting ini. Let’s discuss about it later.

Bila kita bersepakat jodoh adalah orang yang menikah dengan kita, maka mari kita berandai-andai ada software yang bisa menjebol database KUA di masa depan. Sekedar untuk mengetahui siapa orang yang berhasil (jiyaaahh….berhasil! 😀 ) menikahi kita. Softwarenya sederhana saja, tak perlu ada pelatihan software seperti yang Jeng Tika biasa adakan. Ada yang berminat membuatnya? Saya mau dong pinjam.

Moral postingan ini: Jodoh itu fungsi f(x,y) = j yang rumusnya f(x,y)=[niat(x+y)*usaha(x+y)/doa(x+Y)], di mana x adalah subjek dan y adalah pasangannya

Software Jodoh