15 May 2008
Gendut Tak Berarti Tak Cantik
Posted by nonadita under: masyarakat .
Putri raja seringkali dicitrakan sebagai perempuan yang (pasti) cantik, (pasti) bertubuh sempurna, dan (pasti) terawat. Mari ingat-ingat cerita putri raja yang antara lain diceritakan dalam dongeng-dongeng HC Andersen: Cinderella, Beauty and The Beast, Snow White dan Sleeping Beauty. Mereka memenuhi syarat-syarat yang harus dimiliki oleh perempuan cantik. Yak, garis bawahi dulu pengertian cantik itu. Cantik yah, cantik.. lho memangnya cantik fisik itu yang seperti apa?
Padahal kita tahu bahwa pengertian cantik, tubuh sempurna dan terawat itu berbeda menurut kebudayaan masing-masing. Misalnya kebudayaan Romawi yang menganggap perempuan cantik adalah yang berbadan gendut. Sayangnya, kebanyakan orang sudah terlanjur terdedah oleh pengertian mainstream bahwa cantik & tubuh sempurna itu adalah: langsing, kulit putih dan berambut lurus. Definisi cantik inilah yang dipopulerkan oleh para produsen kosmetika, (kebanyakan) pelaku industri fesyen dan pelaku industri periklanan. Seringkali perempuan gendut diperlakukan tidak adil, dinomorduakan dan seringkali dijadikan bahan lelucon.
*membaca lagi dari atas* Lah kok nonadita si badut Ancol jadi serius berapi-api gini??
Untuk kasus putri Sultan ini, ada kemungkinan dia tidak mengalami perlakuan tak adil (secara langsung) mengingat statusnya. Siapa sih yang berani mengolok-olok secara terang-terangan, “Woi, gendut lo!”. Bisa-bisa dihajar sama pengawalnya nanti. Tapi pada kenyataannya, diam-diam kita menulis posting di blog sendiri atau berbisik pada teman atau sekedar membatin dalam hati, “Gilee.. putri tapi kok gendut gini!”. Pada dasarnya sama saja tho, melakukan olok-olok terhadap orang gendut walaupun tidak disampaikan secara langsung pada yang bersangkutan. Seakan-akan menjadi gendut adalah suatu kesalahan dari sang putri (karena merusak harapan umum tentang deskripsi putri raja yang harus selalu langsing).
[Lalu apakah nonadita pro atau kontra bahwa gendut =tidak cantik?]
Saya tidak setuju bila gendut dikaitkan semata-mata pada masalah kecantikan. Tidak harus langsing sekedar untuk dianggap cantik. Setiap orang bisa terlihat cantik dengan keadaan tubuh yang berbeda. Karena itu saya ingin meminjam istilah Rae: Setiap bunga mekar dengan caranya masing-masing. Tidak perlu menjadi bunga yang serupa untuk sekedar memancarkan keindahannya.
[Baiklah. Tapi gendut itu ‘kan (biasanya) tidak sehat?]
Nah, saya lebih sreg bila kita mengaitkan dengan masalah kesehatan. Memang benar bahwa kegendutan (berlebih) bisa mengundang beberapa jenis penyakit. Misalnya: jantung koroner, darah tinggi. Kurus banget dan gendut banget (dan semua yang kebangetan), sama-sama berpotensi memunculkan penyakit.
Kesehatan memiliki definisi yang lebih jelas dan terukur. Kesehatan memberikan kita alasan yang lebih logis untuk tidak menjadi gendut (dan terlalu kurus tentu saja). Tapi, jangan sering-sering mengaitkan kegendutan dengan kecantikan. Karena sekali lagi, itu tidak adil. Cantik itu pengertiannya terlalu subyektif, bergantung pada selera seseorang dan kultur masyarakat yang berbeda.
Dengan ini saya menyambut dengan hangat ajakan Balibul:untuk belajar lebih banyak tentang Fat Feminism.
Moral postingan ini: Sama dengan judul postingan Lah ini tumben-tumben semua kalimatnya bermoral.
Pembaca: Nonadita makannya banyak, tapi nggak gendut. Bulimia kah?
Nonadita: Ah, itu sih karena pup-nya juga lancar.. *tersipu-sipu malu*
44 Comments so far...
anggi
Says:
15 May 2008 at 11:59 am.
Saya setuju sekali kalo kegemukan itu memang lebih tepat dikaitkan dengan masalah kesehatan. Karena kegemukan sumbernya adalah makanan.
Lagipula masalah kecantikan kan tergantung bagaimana seseorang itu merawat dirinya, artinya semakin cakap dia merawat dirinya, maka semakin cakap pula kepribadiannya (asumsi, hehehe).
Setiap orang punya perspektif-nya masing-masing dalam melihat sesuatu, semua tergantung selera masing-masing. Ada juga kan orang yang tertarik dengan cewe2 gemuk, dan itu bukan berarti matanya siwer. hehehe
Lagi pula setiap laki-laki yang berimpian memiliki istri, suatu saat pasti akan melihat pasangannya mengalami kegemukan, yaitu pada saat hamil, tul ga?!?!?!
Namun satu hal yang mengganjal saya adalah kenapa beberapa wanita mempermasalahkan berat badannya karena menjadi tidak terlihat indah. Bukankah yang terpenting adalah kesehatan mereka?!?!?!
deedee
Says:
15 May 2008 at 2:51 pm.
stuju, soalnya sayah mm.. ga gendut sih. cuma bongsor aja dan pup-nya tidak lancar. jadinya perutnya yg sering gendut. heuheue.
tapi nenek gue kemaren bilang,
“itu lo kamu liat britanya putri keraton.. wii, badannya sak lemari..”
heuehueh.
Sayah sih sampe detik ini blom liat kek mana rupanya ![]()
Gage Batubara
Says:
15 May 2008 at 6:00 pm.
Baru inget, ditempat makan tadi ada kertas yg menempel dinding dan bertuliskan “Dilarang membawa makanan dari luar”.
Tapi kok gw jadi inget perut elu yah?
chielicious
Says:
15 May 2008 at 8:27 pm.
Gendut memang tidak berarti tak cantik, banyak koq temen gue yang meskipun geda tapi menurut gue mereka menarik.. ini sieh tergantung dari pembawaan masing2 orang, klo orang itu gak ngerasa nyaman ama dirinya sendiri yang ngeliatnya juga gak nyaman..
Tapi jujur sieh gw lebih demen yang kurus2 ,ini sieh keseringan buka facehunter
gw suka pria kurus berkacamata ahahah..Yak! hati2lah kaliyan pria2 kurus berkecemeteee..
Anggi:
“kenapa beberapa wanita mempermasalahkan berat badannya karena menjadi tidak terlihat indah. Bukankah yang terpenting adalah kesehatan mereka?!?!?!”
Perempuan mane yang gak kepingin terlihat indah?
kesehatan emang penting , menghilangkan lemak2 juga kan untuk kesehatan *ngeles*
Gage..emang knp perutnya si dita? buncit? hamil kaliii.. *bikin gosip*
as
Says:
15 May 2008 at 8:31 pm.
mo ngomong apa ya…
emmm…. apa yg ada .. n gimana caranya mensyukuri saja yg berbeda…
(bingung kan?)
Gage Batubara
Says:
15 May 2008 at 9:43 pm.
@as: setuju. gw suka komen lu!
@chielicious: kalo ga percaya ya mendingan di konfirmasi langsung aja.
Hedi
Says:
15 May 2008 at 11:58 pm.
si pengantin wanita itu justru ga repot, terutama si pengantin pria, lha kita2 ini yg kadang sering usil ![]()
Raffaell
Says:
16 May 2008 at 6:43 am.
Cantik di identikan dengan gemuk ato ngga mungkin karena manusia melihat penilaian fisik sebagai parameter dari kategori apa itu cantik, lingkungan dan budaya yang menyebebabkan otak manusia terkontaminasi kalo yang cantik itu gimana, dan yang jelek itu gimana.
underdos
Says:
16 May 2008 at 9:32 am.
wah itu cuman presepsi pribadi masing-masing …
cantik gak bisa dilihat dengan mata telanjang tapi harus pake teleskop
apa coba … ![]()
JoEy D`JuVe
Says:
16 May 2008 at 3:54 pm.
Saya Juga Ga terLalu Pentingkan Badan… Mo gemuk Mo Kurus… ok ok aja… *pasti diragukan ini pendapat saya*
Hihihi jujur tuh susyeh yaaa…
Chic
Says:
16 May 2008 at 5:40 pm.
hooo.. lebih setuju kalo gendut itu tidak berarti sehat… gendut karena kebanyakan makan junkfood, malah kekurangan gizi kan? udah gitu jantung juga ketutup lemak… jadi lebih rentan penyakit.. hohoho
*mudah-mudahan diterima komen disini, ga harus berpantun kan komen disini.. hihihihi*
silly
Says:
17 May 2008 at 12:02 am.
Kurus banget dan gendut banget (dan semua yang kebangetan)***, sama-sama berpotensi memunculkan penyakit.
Ahhh, gak mo koment ahhhh…. mo nunggu tika aja comment yg INIHHHHH..(***).
**tertawa lepas**
Rystiono
Says:
17 May 2008 at 5:41 am.
Tapi enakan kurus…naik gunung nggak begitu berat…
Kalo gendut sih agak kesulitan…hehehehe…
patung pancoran
Says:
18 May 2008 at 12:40 am.
biar gendut yang penting sehat..
cantik sih biarin keluar dari dalam aja, lewat behaviour, passion, brain, n tentu saja soul yang murni
ibu saya gendut dan tetap cantik
Nada taufik
Says:
18 May 2008 at 11:21 am.
Hi mbak, salam kenal ya..
Wuah kalo lihat postingan gendut ga cantik ya??
Hmm,, banyak kok mbak orang gendut cantik ya,, hehehe..
Tapi kalo mereka sehat atau ga nya, saya ga tau
asree
Says:
18 May 2008 at 1:41 pm.
dita, postingannya menohok nih… ;p
saya emang kelebihan beat badan
pernah sekali waktu turun lebih 10 kali eh kilo, teman2 langsung jejeritan
bukan…bukan karena bahagia….
mereka justru mengira saya stres, tertekan, depresi, dan sebagainya
begitu bb kembali seperti biasa, mereka langsung bahagia
karena wajahku terlihat lebih bahagia dan cerah
ah, biarlah berlebih.
toh setelah check up, kolesterol sama gula darah masih di ambang normal (i can’t blieve it!)
biarlah dibilang gendut,
toh aku bahagia
(mungkin jauh lebih bahagia daripada yang ngatain aku gendut, hehehehe…)
kenji
Says:
18 May 2008 at 11:29 pm.
uh… oh…. binun jadinya :p
gendut kan perut
cantik kan muka
klo gendut dan tak cantik = the end ???
tintin
Says:
19 May 2008 at 8:07 am.
ehm … nonadita gendut nggak ..?? ![]()
well .. duh nggak enak mau comment .. kawatir ghibah ..
biar gendut yang penting asyik yah .. ..?? ![]()
nonadita
Says:
19 May 2008 at 8:09 pm.
@Anggi
kalo hamil mah bukan gendut atuh, A!
@deedee
jadi perutmu isinya pup? hehe
@gage batubara
ada apa dengan perut seksi sayah?
@chielicious
cuma sedikit penebalan pada kulit perut
@as
iyah, setuju dah
@hedi
bener, blogger-blogger usil
@raffaell
weks.. begitulah. makanya sayah bilang penilaian cantik/ngga itu subyektif sekali
@underdos
pake sedotan mungkin?
@nayantaka
maksud looo??
@joey d’juve
ahaha saya tidak meragukan kok ![]()
nonadita
Says:
19 May 2008 at 8:22 pm.
@fachia
cantik bisa jadi gendut atau juga kurus kok
@chic
setuju. eh eh tenang aja, ndak usah memaksankan diri bikin pantung eheheh
@silly
waduh… *takut disambit tika*
@rystiono
iyah, itu dampak negatifnya
@natazya
semoga yah, selalu sehat
@patung pancoran
biar sehat yang penting cantik (eh?)
@nada taufik
he euh, takutnya ndak sehat yaa
@asree
yang penting bahagia dan sehat ya, mbak!
@kenji
ahaha yah nggak the end juga sih! busyet..sadis amat!
@tintin
sayah,.. err…disebut “sekel” saja
@c4nc3erboy
ya iyalaahh!
wedhouz
Says:
20 May 2008 at 4:46 am.
entah kenapa saya selalu tertarik dengan kutilang berkaki jenjang ![]()
Yoyo
Says:
20 May 2008 at 12:20 pm.
hanya masalah pilihan, tebal atau tipis ? masing-masing punya pilihan, hehehe……..
aminhers
Says:
20 May 2008 at 11:08 pm.
Hallo non,
biasanya orang kalu udah gendut lalu pengen kurus, tapi kalu dah agak kurus ogah gendut lgi ![]()
lam knl
ngodod
Says:
22 May 2008 at 2:43 pm.
kabarnya, Maria Antoinette yang cantik itu sebenernya juga gendut.
escoret
Says:
22 May 2008 at 3:27 pm.
cinta..suka itu cuman urusan SITU SUKA SINI SUKA..!!!!
urusan beressss..!@!!!!
jabatan,berat badan itu cuman prioritas nomer sekian…..
klo toh udah suka…..air accu bak air sirup..!!!!
temon
Says:
23 May 2008 at 2:22 pm.
ayo beramai-rapi kunjungi
he..he….
(ayo nan ikut promosi biar diterima sama yg di sunter he…he…)
rae pemuda gempal
Says:
23 May 2008 at 6:36 pm.
HEH!!!!
APA-APAAN NEH!!!! Nyindir gue yak?!?!?!?!
hwkwkwkwkwkwk….=P
yang penting itu kan 3B!
body,bemper,boobs
ho ho ho
stey
Says:
27 May 2008 at 12:27 pm.
yang penting pede dengan yang ada, yang penting bersyukur dengan yang ada..
aer
Says:
28 May 2008 at 12:42 pm.
coba perhatikan dua tiga kalimat ini
- Gendut Tak Berarti Tak Cantik
*negatif kali negatif jadi positif*
- Gendut Berarti Cantik
*atau seperti ini*
- Gendut Belum Tentu Berarti Tak Cantik
~~ bingung mo comment apa; mo comment yang std udah ada si
kw
Says:
29 May 2008 at 1:24 pm.
bukan tidak cantik. cuman pandanganku aja yang blm terbiasa nyaman dengan perempuan berperut/pantat melimpah ![]()
riki
Says:
11 June 2008 at 12:29 pm.
ada juga kok puteri raja yang gendut di cerita anak-anak. Princess Fiona, liat deh, ampe dibikin 3 seri filmnya SHREK….
nonadita
Says:
11 June 2008 at 12:48 pm.
@riki
Putri Fiona jadi jelek dan gendut (alias menjelma menjadi makhluk ogre) disebabkan oleh kutukan. Kok ya nggak adil banget, kesannya gendut itu kutukan gitu..
WALAUPUN begitu, saya masih respek pada cerita ini karena Putri Fiona (yang sudah dikutuk itu) ini mendapatkan cinta sejati dari laki-laki yang baik seperti Mas Shrek yang adalah ogre juga
iqbal
Says:
11 June 2008 at 4:46 pm.
iya tuh, gw skali2nya nonton gosip2an di tipi yg kluar si putri sultan itu, bner gendut euy…hehee…
Menik
Says:
11 June 2008 at 8:01 pm.
Sayanya juga Ndut…
Sayanya juga cantik…
kata suami sayanya sih
*pasti Nonaditanya mual2*
Salam kenal ya Non, orang Bogor oge ???
Poppy
Says:
28 June 2008 at 8:31 pm.
Setuju!! biar gendut yg penting cantik ha3 asal gendutnya jg jgn berlebihan biar sehat (tdk berpenyakit). Salam kenal ya nona ![]()
riki rokhman
Says:
28 June 2008 at 9:42 pm.
Sebenernya sadar ga sih? kalo yang bilang Kurus itu cantik karena pengaruh mode di BARAT sono? Kalo ada yang mau sedikit lirik ke afrika, nilai kecantikan dan tingkat sosial yang tinggi adalah wanita gemuk, semakin gemuk, semakin banyak pria yang mengantri, begitu juga para suami, mereka malu memiliki isteri yang kurus, karena isteri yang gemuk membuktikan kemampuan mereka untuk mensejahterakan isterinya, sehingga status sosial mereka meningkat (apa ada pengaruhnya dengan kondisi kekurangan pangan ya?)
Juga kalau kita lihat lukisan2 patung2 dari jaman sejarah Romawi dan yunani, kok patung2nya wanita gemuk ya? (berisi, tidak seperti model catwalk sekarang yang obsesi anorexia) Juga monalisa, pipinya tembem kaya bapau, sebenarnya hanya fatamorgana sosial saja.
the hermawanov
Says:
16 July 2008 at 6:12 am.
ada pelem ttg ini jg, bintangnya wanita afro-amerika gemuk, yg nggak pede, tapi pas liburan bareng temennya yg langsing, ketemu cowo2 macho dr afrika, ternyata yg nampak menspona dimata cowo2 tsb adalah si gemuk td,
baru ngeh pas nonton di national geographic, ternyata di beberapa bagiyan afrika, cewek tuh kelihatan menarik jika chubby & berisi, dan cewek langsing dianggap kurang gizi ![]()
