Siang tadi saya rapat dengan dua orang teman saya. Dua orang pria dari negara yang berbeda. Mereka belum pernah ketemuan sebelumnya. Mereka pun berkenalan dan bisa langsung mengobrol dengan akrab.

………..
(bla..bla..bla..)

P*blo: So, where do you come from?
Ram*n: I’m from Philippine, and you?
P*blo: I’m from Spain.
Ram*n: Owh.. Philippine was a colony of Spain..
P*blo: Yes! For about 300 years, and then colonized by America.
Ram*n: ……..

Oouucchhh!!!
(End of conversation)

Sejumlah teman saya adalah orang asing, kebanyakan dari mereka merupakan orang yang menyenangkan. Tapi saya belum punya teman yang berasal dari Belanda. Ketemu teman yang berasal dari negara penjajah, apakah saya akan speechless juga? Minder? Ilfeel? Humm.. harusnya tidak. Tentu saja tidak. Saya mengenal beberapa teman dari Jepang, mereka baik πŸ˜€

Pesan postingan ini: Ketemu “bekas penjajah”? Jangan langsung diam aja dong ah!