Apakah hal yang mendorong terbentuknya komunitas bloger?

Naluri manusia untuk selalu hidup dengan orang lain (gregariousness) dan naluri seorang bloger untuk kopdar dengan blogger yang dikenalnya di blogosphere. (nonadita, 2008)

Kalimat di atas cukuplah sebagai alasan maraknya kopdar blogger dan munculnya sejumlah komunitas bloger di Indonesia. Dua hari lalu, Blogor lahir menambah semaraknya komunitas bloger. Berlokasi di Plaza Telkom Bogor, disponsori oleh Speedy dan disaksikan oleh beberapa orang petinggi dari komunitas bloger lain, berdirilah Blogor sebagai komunitas blogernya urang Bogor. Blogor alias bloger Bogor. Nama yang unik, mudah diingat. Semoga tidak diplesetkan menjadi blobor, alias tinta belepotan.

Kenapa perlu ada komunitas? Memangnya apa sih komunitas itu? Komunitas pada umumnya merupakan sekumpulan orang yang memiliki kesamaan pada suatu minat tertentu dan kemudian menjadi dekat satu sama lain. Pada komunitas bloger, blog menjadi kesamaan minat yang membuat bloger merasa satu. Selain itu, kesamaan lokasi tempat tinggal (proximity) umumnya menjadi salah satu ‘faktor pembatas” yang membuat sejumlah komunitas eksklusif untuk orang-orang tertentu saja.

Dilihat dari asal pembentukannya, wajar lah bila komunitas bloger dianggap bersifat guyub dan memenuhi syarat untuk disebut sebagai sebuah paguyuban. Anggotanya homogen atau heterogen? Bisa jadi keduanya. Namun yang pasti akan selalu ada kesamaan di antara anggotanya. Adakah hirarki di dalamnya? Bisa ya, bisa tidak. Seperti kelompok sosial lainnya, secara alamiah akan muncul pihak-pihak yang bersifat dominan dan berperan mempengaruhi anggota lainnya. Seringkali kita menyebutnya opinion leader. Dia bisa mempunyai nama yang berbeda tergantung pada konteks lokal komunitas tersebut. Ada yang dipanggil dengan nama Sultan, atau Koordinator, atau Pupuhu.

Namun bila hirarki ini sudah sedemikian jelas dan ada pembagian tugas yang spesifik antar anggotanya, layakkah bila disebut sebagai organisasi? Organisasi yang “kebetulan” beranggotakan bloger semuanya. Bila ditambah dengan adanya tujuan bersama serta adanya sejumlah norma yang harus dipatuhi, maka bentuk organisasi pun tidak bisa lagi dipungkiri.

Maka mana bentuk yang paling sesuai untuk komunitas bloger yang baru lahir ini? Paguyuban yang hubungan antar anggotanya cenderung setara atau organisasi yang bersifat hirarkis? Pertanyaan inilah yang kemudian akan terjawab oleh waktu dan proses yang akan dilewati oleh teman-teman di Blogor. Perlahan tapi pasti, Blogor akan menemukan bentuk yang paling sesuai untuk dirinya sendiri. Kelompok sosial selalu dinamis, setiap hari karakter anggota yang berbeda akan menyumbang warna kepada kelompoknya.

Walaupun saat ini Blogor matangnya terkesan dikarbit, karena mendadak dituntut harus punya struktur organisasi walaupun usianya belum lagi sehari, tapi yaa proses ini toh akan dijalani juga. Pembagian kerja pun wajar saja, namun memang bila terjadi secara alamiah, rasa memiliki itu akan lebih kuat.

Satu hal yang pasti, semangat ini harus didukung. Bentuk pasti bervariasi, tiap komunitas punya ciri khasnya sendiri. Tujuan bisa sama, tapi proses yang akan dijalani tentunya berbeda. Karena Blogor sudah “telanjur” mengambil bentuk formal, maka tanpa malu-malu saya mengusulkan untuk segera menetapkan tujuan, hendak menjadi komunitas yang seperti apa Blogor ini? Akankah menjadi komunitas yang penuh dengan aksi sosial? Atau komunitas yang bergiat dalam memasyarakatkan nikmatnya ngeblog? Atau semata menjadi komunitas tempat kumpulnya bloger yang butuh pelampiasan stresnya hidup sehari-hari? Mari .. mari .. belajar dari komunitas lain, kepada mereka yang sudah mapan dan tampak solid.

Selamat atas terbentuknya Blogor! Hayu bloger Bogor sadaya, gabung ka Blogor, urang ngumpul sarerea. Blogor, saungna urang Bogor tea!

Moral postingan ini: Mari memberikan manfaat lebih dari kegiatan berkumpul-kumpul kita. Bloger juga bisa berbuat aksi nyata, tak semata cuap-cuap di dunia maya.

Tulisan terkait:

1.  Bayi Itu Bernama Blogor
2.  Bukan Kopdar Biasa
3.  Kelahiran Blogor
4.  Kopdar Melulu
5.  Minggu yang Menyenangkan
6.  Peresmian Komunitas Bloger Bogor