Selamat Hari Blogger Nasional! Selamat hari Sumpah Pemuda juga!

What a coincidence, dua event nasional waktunya bersebelahan. Terpaut hanya sehari saja. Beberapa orang kemudian mengaitkan kedua momen ini sebagai momen yang layak diperingati bersama. Entah karena mereka subyek pelakunya (blogger yang juga pemuda), atau karena semangat yang sama dari keduanya.

Seperti virus saja, gagasan ini lantas menyebar dengan cepatnya. Blogger dan pemuda, ah apa hubungannya? Rupanya banyak orang yang melihat keterkaitan antara keduanya. Mungkin karena banyak blogger adalah orang yang masih muda, atau banyak blogger yang menaruh perhatian pada isu nasional.

Buat saya, memang ada kaitan erat antara keduanya. Menurut survey yang dilakukan oleh Enda Nasution, blogosphere memang didominasi oleh kaum muda, seperti saya. :mrgreen: Blog kemudian menjadi mula bagi para pemuda untuk berbuat aksi yang nyata.

Banyak hal positif dan menyenangkan yang bisa didapat dari kegiatan ngeblog. Manfaat langsungnya tentu saja kemudahan dalam bertukar ilmu dan cerita. Diskusi yang muncul di ruang-ruang maya, “memaksa” kita untuk bisa menerima perbedaan pendapat yang seringkali ada. Semangat yang sama dengan Sumpah Pemuda.

Pada ruang-ruang maya ini jugalah kita bertemu dengan mereka yang memiliki ide serupa, gagasan yang sama untuk kemudian mewujud ke suatu tindakan nyata. Kegiatan positif yang sungguh banyak manfaatnya.

Lahirlah kemudian apa yang dinamakan kumpul offline, kampanye seputar beragam isu sosial hingga aksi bersama. Pada umumnya, kegiatan semacam ini digagas oleh komunitas blogger yang kini sudah tersebar di banyak tempat di Indonesia. Sebutlah nama suatu komunitas, pasti ada aksi sosial sebagai satu kegiatannya.

Gerakan 1000 Buku yang digagas BHI dan CahAndong adalah salah satu gerakan yang mengundang teman-teman blogger untuk berbagi kepada masyarakat sekitar. Menyusul kemudian Blogor, komunitas yang masih muda, berbagi buku kepada sejumlah Panti Asuhan dan perpustakaan umum di Bogor. Gerakan semacam ini, rupanya menginspirasi sejumlah teman non-blogger untuk ikut berpartisipasi. Contohnya karyawan WIKA yang gotong royong sukseskan Gerakan 1000 Buku.

Paca perayaan 17 Agustusan lalu, Bali Blogger Community (BBC) melaksanakan kegiatan yang unik, berkunjung ke RS Jiwa Bangli di Bali. Tak lupa pada bulan Ramadhan lalu, CahAndong menggelar Sahur on the Rail. Kegiatan berbagi yang diilhami oleh kepedulian pada mereka yang terpinggirkan. Tentu dibutuhkan sejumlah tulisan tersendiri untuk membahas kegiatan mereka satu persatu. :mrgreen:

Beragam kegiatan yang dilakukan para pemuda ini, mereka yang ngeblog, seakan mematahkan anggapan pihak-pihak yang berucap nyinyir tentang blogger. Ya, blogger bukanlah anak-anak muda kurang kerjaan yang hanya bisa bercuap-cuap di dunia maya. Bukan pula komentator yang hanya No Action Talk Only alias NATO. Kreativitas dan jaringan yang dimiliki para blogger sungguh mubazir bila berakhir pada inbox semata.

Pada titik ini, tepatlah kiranya bahwa bukan blog yang menjadi tujuan. Seperti kata Bang Enda, blog itu cuma media untuk memulai saja. Aksi yang sesungguhnya adalah apa yang dilakukan di dunia nyata.

Dunia nyata menunggu kita, anak muda. :mrgreen: