Fun! 😀

Itulah rasa yang terasa setiap kali mengingat Pesta Blogger pada akhir minggu kemarin. Bertemu dengan teman-teman baru dan teman-teman lama yang menyenangkan. Tak ubahnya seperti kopdar akbar saja jadinya. Masih ada capek dan ngantuk yang tersisa, tapi senangnya melebihi itu semua.

Keinginan bertemu dengan teman-teman, rasanya cukup satu alasan itulah yang bisa menjawab pertanyaan: kenapa kok orang-orang mau-maunya datang dari jauh ke Pesta Blogger. Ada teman-teman CahAndong dan TPC yang bercapek-capek naik kereta. Berapa jam perjalanan, Nang? “Limolas”, begitu jawab Anangku. 😯 Ada juga teman-teman BBC dan Anging Mammiri yang terbang melintas pulau hingga tiba di Jakarta.

Teman-teman yang not so into it terhadap kehidupan ngeblog mungkin tak habis pikir tentang apa yang dilakukan para bloger. Kenapa kok ada orang yang betah menulis untuk dibaca orang secara gratis? Kenapa kok ada orang-orang yang mau-maunya kopdar ke tempat yang sedemikian jauh (dan ketemu orang yang nggak begitu dikenal pula)? Masih banyak pertanyaan lain, yang saya bingung njawabnya (dan bingung juga sama pertanyaannya).

Kemarin, seorang teman saya menanyakan beberapa hal di Facebook. Apa alasan yang elegan bagi seseorang untuk ngeblog? Adakah alasan yang lebih ideologis? Nah lho, saya cuma bisa bertanya balik: elegan dan alasan ideologis iki maksudne opo?

Saya lalu menjawab, tidak ada yang spesial dari ngeblog. Ngeblog itu cuma salah satu cara yang digunakan orang untuk berbagi, untuk menyalurkan idenya dan cara mencari teman. Dengan begitu, menjadi seorang blogger juga tidak lantas membuat seseorang menjadi sangat spesial. Kenapa? Karena jamaknya, sesuatu yang sudah menjadi cara yang lazim, maka kespesialannya akan berkurang.

Elegan itu kan merujuk pada sifat suatu cara. Bila menyampaikan mendapat menjadi suatu niat, cara-caranya antara lain bisa dengan berteriak-teriak di jalan, menulis di blog atau bernegosiasi dengan orang-orang penting pada suatu pertemuan. Bila dibandingkan dengan cara yang pertama, secara pribadi saya menyatakan ngeblog merupakan cara yang lebih elegan untuk menyampaikan pendapat. Tentu bila dilakukan dengan cara dan bahasa yang baik. Meneruskan pendapat dan gagasan kepada pengambil keputusan dan/atau bersama-sama mengambil tindakan nyata adalah aksi berikutnya.

Apa alasan ngeblog?

Soal pertanyaan tentang alasan ngeblog yang lebih ideologis, duh bingung juga sama arah pertanyaannya. Saya cuma bisa menjelaskan begini, ngeblog itu kan hanya salah satu cara orang untuk berekspresi. Mungkin ada juga mereka yang sebar-sebar ideologinya di blogosphere. Tapi untuk saya, ngeblog itu bukan ideologi saya. Ideologi saya Pancasila dan Dasa Dharma Pramuka ada laaahh…

Soal usulannya untuk diskusi konstruktif tentang ngeblog dengan cara yang elegan sesuai dengan kebebasan berekspresi dalam koridor yang telah disepakati, err…. can you explain the idea in a simpler way? I’m not a politician, and as an academician, I prefer to use simple words to explain what I mean. I don’t think I need to use some complicated sentences just to be look smart.

Ngeblog itu ya suka-suka. Bila lantas terlalu banyak kesepakatan dan peraturan, maka ngeblog tak berbeda dengan media lain pada umumnya. Blog adalah penjaga keseimbangan beredarnya informasi di masyarakat. Yes, we do need censor, but not from the government (only). Serahkanlah sensornya kepada kerumunan masyarakat, wisdom of crowd. Sekian kasus yang sudah terjadi cukuplah untuk menyatakan, ya sudah ada kesepakatan mengenai kebebasan berekspresi. Satu hal yang saya pahami, memahami sesuatu tak cukup hanya dengan melihat dari balik jendela. Percayalah.

breakout-session-nonadita-zam.jpgNgeblog menjadi istimewa bila ada manfaat yang didapat darinya. Tak perlulah mematok visi dan misi tinggi-tinggi pada awal ngeblog. Ada pembaca yang mendapat pengetahuan, kita bersyukur. Ada pembaca yang kemudian merasa terhibur, tentu kita lebih bersyukur. Tidak ada pembaca yang merasa apa-apa? Ah, anda mendapat wadah untuk pelampiasan ekspresi aja sudah selayaknya disyukuri lho..

Secara khusus, saya mau mengucapkan terima kasiiihh kepada teman-teman yang mengikuti breakout sessions Blogging for Newbies” bersama saya dan Zam pada Pesta Blogger kemarin. It’s such a wonderful time to share stories with you all. Semoga ada manfaat dan semangat yang bisa didapat ya. Keep blogging!

Pertanyaan postingan ini: bagi anda, apa alasan yang mendasari anda untuk ngeblog (atau tidak ngeblog)?

Foto: dari Facebook Hangga, konon hasil jepretan Don Danang