Pelarangan merokok di tempat umum sudah dimulai di beberapa tempat di Jakarta. Sudah basi? Memang, karena peraturan ini mestinya sudah aktif sejak tiga tahun lalu. Seperti banyak peraturan lainnya di negeri ini, seringkali heboh di awal penetapan, lalu terlupa beberapa tahun kemudian. Peraturannya galak, tapi penerapannya tak bergigi.
Nonadita: bukannya pelarangan merokok di tempat umum udah sejak lama ya? Kok heboh lagi sekarang?
Teman: Lah gimana pemerintah mau razia? Susah juga kali cari petugas razia yang bukan perokok.
Nonadita: bener juga ya.. *membatin*
Begitulah, ancaman kurungan selama 6 bulan ATAU denda 50 juta rupiah diharapkan bisa mengurangi jumlah perokok yang senang hembus-hembuskan asapnya di tempat umum.
Ancaman penyakit karena rokok? Itu udah basi! Peringatan pemerintah yang berisi: Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin, sudah terlihat sebagai bagian dari desain bungkus rokok saja. Tak terasa mengancam apalagi menakutkan. Mungkin banyak perokok yang sudah impoten, jadi ya telanjur basah sekalian (tetap merokok).
Kabarnya, banyak perokok yang “lupa” sudah ada peringatan tersebut. Lah peringatannya ditulis di bagian belakang, padahal ketika mengambil rokok, yang terlihat adalah bungkus bagian depan. Mungkin sudah saatnya bungkus rokok di Indonesia didesain begini:

Seorang teman yang perokok mengatakan, dia bukannya tidak tahu bahaya merokok bagi kesehatan. Namun, nyatanya data statistik mengenai peningkatan jumlah penderita sakit jantung dan kanker paru tidak cukup menghentikannya. Suatu hari, dia MUNGKIN akan berhenti. Bila saja sudah melihat bukti nyata teman atau saudaranya yang sakit akibat rokok. Kenapa menunggu adanya korban orang dekat dulu untuk berhenti?
Smoking can kill you, walaupun saat ini belum terasa akibatnya. Tapi yang jelas (punishment of) smoking can kill you, bila saja sanksi denda dan kurungan ini jadi diterapkan. SEMOGA YA TUHAAANN!!
Gambar: dari berbagai sumber, dicampur oleh nonadita.






124 comments
Denny says:
Jan 16, 2009
Sulit menjalankan PERDA pelarangan merokok di tempat umum atau semacamnya karena pemerintah butuh hasil cukai rokok yang bejibun dan pekerja di bidang rokok sangat banyak…
)
Sulit juga buat ulama bikin fatwa haram tentang rokok…. Karena kyai-nya kebanyakan juga perokok
Rusak… rusak…
ruslan says:
Jan 18, 2009
i hate cigarette…
:-X
Sobat Agus says:
Jan 20, 2009
Sebetulnya bagus perda ini, tapi sayangnya penerapanya tidak konsisten. Saya sendiri sech gk ngrokok, jd santai2 aja,,,, cuamn kadang klo pas d tempat umum ngrasa keganggu klo sebelah kita ada yg ngrokok d sembarang tempat…ufffff
syafyess says:
Jan 25, 2009
sebagian besar orang kaya indonesia berbisnis rokok….berbeda dengan orang kaya LN yang biasanya berbisnis IT atau telekomunikasi….
inilah indonesia……tanah airku…
sahrul says:
Jan 26, 2009
Begitulah Indonesia Non,,,hukumnya galak diatas kertas,..tapi prakteknya sangat feminin dan banyak toleransi,,, .Di Malaysia hukum dan pelku hukum sangat disegani..
..oh ya ana lupa..di Indonesia devisa dari rokok sangat besar lho..so qt g’ bisa terlalu berharap rupanya..
R021 says:
Jan 29, 2009
petugas: (pede karena perda rokok) mas mas…jangan ngerokok ditempat umum dan ramai begini, asapnya bisa kena orang.
R021:wewww…. bapak petugas ini gimana to, tadi saya ngebul disini gak ada orang. lagian mereka kesini kan ngantri mau ngebul…….
Petugas:(sambil nengok ke samping) ooo “area bebas merokok”.
cecepe says:
Feb 9, 2009
wah, mbak…. anggotaku banyak banget yang perokok berat
ad3putra says:
Feb 11, 2009
Merokok itu menghilangkan stress mbak… juga mengurangi pengangguran..hehehe
bibicriwis says:
Feb 17, 2009
Salut sama desain baru bungkus rokoknya! Keren habis!! Dijamin menakutkan, tapi tetep… pastinya ga ngaruh. Wong si perokoknya sudah bebal kok!!! kikkik…kik….
kampanye damai pemilu indonesia 2009 says:
Feb 27, 2009
huhuhu… saya belum bisa berhenti merokok :-”
Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 NoMoreWords says:
Mar 1, 2009
susah memang kalo ngomongin rokok..
perokoknya banyak..
petani tembakau juga banyak..
pekerja pabrik rokok juga banyak..
bahaya rokok juga banyak..
Toxoplasmosis « Ilmu Komputer.Roniamardi.com says:
Apr 10, 2009
[...] Batasan masalah ? [...]
gie says:
Apr 16, 2009
kawand,,insyaAllah organisasi mahasiswa kesehatan indonesia bakal mewujudkan Indonesia bebas rokok, mohon dukungannya y..
ni kita dalam tahap perjuangin area bebas rokok bukan hanya di kota besar, tp jg d sluruh wil d ind.
^_^
kampanye damai pemilu indonesia 2009 says:
Apr 24, 2009
peraturan di buat kan untuk di langgar… coba deh ga ada peraturan pasti ga ada yang melanggar
Wisata SEO Sadau says:
May 30, 2009
He,he
sy belom merokok loh…
anggota menteri says:
Jun 3, 2009
Merokok itu merugikan diri sendiri, keluarga, dan orang lain di sekitar kita.
Pertama nguras isi kantong, uang buat makan keluarga and bayar sekolah anak malah buat beli rokok.
Kedua nyakitin badan sendiri, juga nyakitin badan orang lain, soalnya kalo ngerokok gak ngeliat tempat. Asal kepingin langung tancap gas, bul bul bul …
Sayangnya banyak orang yang sadar tapi gak mau ninggalin kebiasaannya, heran seribu heran???
kareeza blanko says:
Jun 9, 2009
perokok adalah orang yang paling bodoh. Sudah jelas dibungkus rokok tertulis ‘Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi , dll…’ masih ajah ngrokok. Guwe paling sebel kalo ada orang ngroko di depan guwe tanpa seijin guwe.
Belajar SEO says:
Jul 10, 2009
asal gak merokok d tempat umum aja kok
Latihan says:
Jul 10, 2009
kyknya belom ada peraturan yg jelas tentang hal ini
wisata seo sadau says:
Jul 14, 2009
kalo dilarangan merokok, apa yang mesti saya isep
arentin says:
Oct 14, 2009
Di Indonesia ini memang sudah kaya akan aturan dan bahkan setiap tahun atau setiap pergantian masa pemerinthan selalu ada perubahan aturan, cuma yaitu dalam pelaksanaan selalu tidak seideal aturannya
yudhistira says:
Jan 23, 2010
bagus…bagus….bagus….,ja tyuz semangatmu plend
daily News says:
Jan 3, 2011
keren , jadi perokok bakal mikir 2buat ngrokok
timbangan digital says:
Feb 1, 2011
Setuju banget klo dibuat packaging nya dgn gambar spt itu..tapi sayangnya pemerintah msh setengah hati utk melarang total..secara incoome yg besar dari cukai tembakau & petugasnya juga gak bisa menghentikan kebiasaan merokok..