Belajar Seru Bersama MultiPoint
Pada kunjungan ke Yogya beberapa waktu lalu, saya berkesempatan melihat penerapan teknologi MultiPoint di beberapa sekolah dasar di sana. Exciting, of course. Sebelum kunjungan ke Yogya, saya sudah mendengar gambaran mengenai teknologi ini dan bagaimana pemanfaatannya dalam kegiatan belajar di sekolah.
Saat ini, MultiPoint telah diterapkan pada empat sekolah di Yogyakarta yaitu: SD Ungaran 2, SD Muhammadiyah Sapen, SD Muhammadiyah Condong Catur dan SD Serayu. Keempat sekolah ini menjadi lokasi penerapan yang pertama di Indonesia.
Anda mungkin bertanya-tanya seperti apa bentuknya. MultiPoint adalah teknologi yang bertujuan memperkecil rasio antara siswa dan komputer plus membuat suasana belajar lebih menyenangkan. Dengan demikian, satu kelas hanya membutuhkan satu set komputer yang terhubung dengan (maksimal) 40 tetikus dan proyektor untuk menampilkan materi pelajaran ke layar/dinding.
Setiap siswa bisa menggunakan tetikusnyanya masing-masing sehingga pengajaran bisa berlangsung secara interaktif. Masing-masing tetikus ini mempunyai pointer sendiri berbentuk icon-icon yang lucu dan nama masing-masing siswa. Tidak perlu antre untuk mengklik pilihan jawaban, karena setiap klik masuk ke “account”-nya sendiri.
Teknologi ini memungkinkan guru menciptakan bahan pengajaran yang menarik. Semacam slide power point, tapi lebih interaktif berkat aplikasi Mouse Mischief (dulunya Mighty Mice). Mouse Mischief ini dilengkapi dengan template yang memudahkan guru membuat materi pengajaran. Keluarannya apa? Bayangkan guru menampilkan materi pengajaran (bisa berupa teks, gambar dan video) menggunakan slide yang diproyeksikan ke layar, lalu para siswa bisa “menyentuh” dan menjawab pertanyaan dengan tetikusnya masing-masing.
Prakteknya, MultiPoint memungkinkan seluruh siswa ikut ambil bagian dalam proses belajar & berinteraksi tanpa harus menunggu giliran. Tak usah berebut lagi, karena semua bisa kebagian. Guru bisa menayangkan soal ujian, siswa meng-klik jawaban lalu score-nya diketahui beberapa detik kemudian. Menyenangkan!
Apakah kemudian fungsi lab komputer jadi tergantikan? MultiPoint cocok diterapkan pada sekolah-sekolah yang belum mempunyai fasilitas lab komputer sendiri. Manfaatnya memberikan pengalaman pada siswa untuk berinteraksi dengan dan belajar menggunakan komputer. Dari segi investasi, tentu MultiPoint lebih irit ketimbang membeli komputer untuk setiap siswa. Lab komputer memang lebih banyak memberikan kegunaan, tapi MultiPoint ini bagus sebagai awalan.

MultiPoint di SD Ungaran 2 (sekolahnya Herman Saksono)
Salah satu bagian dari penyelenggaraan MultiPoint pada sekolah-sekolah tersebut adalah pelatihan untuk guru-guru. Mereka mendapat pembekalan mengenai MultiPoint dan menyusun materi pengajaran yang menarik. Guru-guru inilah yang kemudian menyebarkan keterampilan kepada guru-guru lain di sekolahnya masing-masing. Ari Budiyanto dari SD Muhammadiyah Condong Catur telah mempraktekkannya.
Teknologi ini tentunya akan lebih tepat guna bila diterapkan pada sekolah yang minim fasilitas. Pada sekolah yang masih menganggap komputer sebagai barang mewah atau belum punya akses ke sana. Bisa mendapat manfaat ganda, namun tidak boros di urusan dana. Ke depannya, mungkin teknologi semacam ini bisa diterapkan pada lembaga pendidikan nonformal, misalnya Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) yang menjadi alternatif masyarakat memperoleh pendidikan. Bagaimana menurut pendapat anda?
Saksikan juga video MultiPoint di SD Muhammadiyah Sapen di blog Sekardus Ide.


Dita, menarik sekali.
Lihat fotonya, terlihat itu anak SD ya?
Apa semua mata pelajaran bisa difungsikan menggunakan cara ini? Karena tentu ada beberapa mata pelajaran yang juga harus ada latihan membuat soal di papan tulis, ataupun dalam bentuk kelompok-kelompok.
hebat bin kerenz nih… sungguh menarik
wah, bagus bgt ya kalo menurut sy. sayang blm ada pas jaman sy masih sekolah.. hihi. oia sist, aku mau promosi nih.. siapa tau mau pesen sepatu (spatu2 cewek only) silakan kunjungi blog sy.. ada contoh sepatunya juga lho. all under 200rb. thanks =)
setelah baca.. jadi ada ide nih.. klo ngajar ngaji make presentasi kek gitu.. pasti lebih ngebuat seneng anak2 ya.. wah.. tinggal nyari2 referensi harga proyektor ahhh… makasih mbak
saya tertarik untuk multipoint ini karena saya baru menemukan artikel ini non gimana cara instalasi multipoint ini dan apa saja alat yang dibutuhkan atau mungtkin software yang dibutuhkan karena di sd saya baru ada satu komputer biar anak anak juga dapat berinteraksi dengan teknologi komputer saya mohon penjelasan via email saya aja terimakasih
Woaa.. keren..
ngak nyangka klo di beberapa tempat udah di pake
smoga semuanya bisa menikmati (walaupun sepertinya akan sulit)
wahhhhhhh,,,,,,,,,,,,,,,,,,
ga bisa ngomong aku
hehehehe
berapa anggaran dan sarana pendukung yg mesti disiapkan untuk pembelajaran seperti ini?
Mengapa situs ini tidak mendukung bahasa lain
Sebenernya sih blom mudeng bentuk multipoint seperti apa, sepertinya fotonya kurang lengkap, mungkin anak2 yg lg belajar juga di upload jadi bisa lihat teknologi multipoint seperti apa
Teknologi canggih tapi terjangkau… Ini sebenarnya yang harus dimiliki oleh setiap sekolah di negeri ini… saya sangat mendukung buat kemajuan dunia pendidikan Indonesia…
Thanks ya buat informasinya non…
wah…salut atas kegiatan kegiatan nya neng
I like it very much
Keren …. kok cuman di jogja aja ..?? dah ada pengembangan ke daerah lain belum ..??
KEmbangkan terus non…. Smngat2…^___^
kapan ke malang nih…dimalang banyak loh yg teringgal….kita bantu deh…
fg
bbb