UPDATE: Ikutilah Kampanye Email ke RS Omni International
Prita ditahan karena dianggap bersalah menulis email di Internet tentang dirinya saat tak puas atas layanan kesehatan Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutra, Serpong, Tangerang Selatan. Ia dituduh mencemarkan nama baik rumah sakit tersebut. Ancaman hukumanya maksimal 6 tahun dan denda Rp 1 miliar. Dasar ancaman adalah Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. – Berita Tempo Interaktif
Prita Mulyasari (32) pastinya tidak menyangka bahwa surat keluhan terhadap pelayanan rumah sakit yang mengecewakan kemudian berujung penjara. Ruang tahanan sebagai ganjaran untuk sebuah perilaku komplain yang dianggap masih pantas oleh sebagian konsumen, termasuk saya. Apa yang dia lakukan awalnya, mungkin sama dengan apa yang akan kita lakukan bila mengalami kasus serupa (baca: mendapat diagnosa penyakit yang salah oleh rumah sakit). Kesalahan hasil pemeriksaan laboratorium, nyawa taruhannya.
Padahal sekarang ini keluhan telah biasa disampaikan oleh konsumen yang kecewa melalui bermacam media, surat pembaca (media cetak maupun elektronik), mailing list, blog pribadi, status di microblog, atau yang paling sederhana: curhat ke teman-teman. Namun, apakah keluhan yang disampaikan melalui media massa layak dihukum dengan sebuah gugatan dan ruang tahanan? Saya pikir ini menjadi berlebihan. FYI, hak konsumen untuk didengar keluhannya dijamin oleh UU Perlindungan Konsumen.
Pelaku usaha, dalam kasus ini RS Omni International Alam Sutera Tangerang kabarnya sudah melakukan hak jawab yang ditayangkan di koran Kompas. Bantahan tersebut juga dapat dibaca di sini. Cukup memuaskan untuk Anda? Menurut saya tidak dan malah terkesan angkuh. Manajemen public relation RS Omni International tentu tidak menyangka bahwa langkah yang diterapkan untuk “menyelamatkan nama baik” malah menjadi bumerang bagi mereka sendiri. Seruan boikot terdengar di mana-mana, ranah blogosphere pun penuh sesak oleh umpatan kepada RS Omni International.
Saya yakin bukan itu yang RS Omni harapkan. Toh, saya berharap ada kemajuan dalam langkah-langkah yang diayunkan oleh RS Omni. Bila kemudian seruan boikot ini benar-benar terjadi, bayangkan saja bila pegawai lain di sana harus mendapat getah dari kesalahan segelintir pihak pengambil keputusan.
Kasus ini menambah jumlah kasus serupa, konsumen versus penyedia jasa. Tambahan PR untuk YLKI. Namun tentu setidaknya ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari kasus ini, untuk kita selaku konsumen.
- Berdayakan diri kita sendiri sebagai calon pasien/pasien. Mari cari tahu lebih banyak mengenai kondisi kesehatan sehingga bisa terhindar dari malpraktek,
- Bantu penyebarluasan informasi mengenai hak-hak konsumen (pasien),
- Ketahui cara-cara penyampaian pendapat pada publik sehingga meminimalisir kemungkinan terjerat UU ITE yang dikutuk oleh banyak orang itu.
Tertarik memberikan dukungan pada Ibu Prita? Silakan bergabung dengan cause di Facebook, atau membantu menyebarluaskan dukungan melalui blog dan jaringan komunikasi yang Anda miliki. Tersedia banner di blog Bebaskan Ibu Prita Mulyasari! yang bisa digunakan. Bila punya kesempatan, datanglah ke sidang Ibu Prita pada Kamis 4 Juni 2009 di Pengadilan Negeri Tangerang untuk berbagi dukungan moril padanya.
Berikan dukungan yang bisa dilakukan, sekecil apapun. Mari kita lawan upaya-upaya pembungkaman pendapat oleh para pemilik kekuasaan.
Sumber gambar: postingan Ndoro Kakung.







130 comments
Pangeran Kelantan says:
Jun 12, 2009
Buat Bu Prita, kami dari malingsia mendoakanmu, semoga Bu Prita bisa menang melawan kezaliman penguasa dan mafia-mafia RS Omni
Buat Manukharam, kapan mama kembali ke Kelantan? Papah sudah tidak menyiksa mama lagi dech! papah kuapooooookkkkkk lombok!!
ihsan w says:
Jun 12, 2009
bu prita kami dari sumatra utara bersama teman – teman mendukung trus ibu semoga tetap kuat
aminnn!
ANDI says:
Jun 12, 2009
waduuuuuh….gawat!!!!!!!berobat di RS.OMNI bukannya tambah baik tapi malah masuk penjara…..hti2 dokter gadungan ntar kena malpraktik seperti prita ,jared & jayden dan allan yang telah meninggal dunia…..jangan2 ijazah dokernya pada nembak……maluuu kaleee maluu donk!!makanya “CARILAH ILMU AMPE KE NEGERI CINA JANGAN CUMA AMPE DI OMNI DOANK
LOKI says:
Jun 12, 2009
mba prita yg sabar ya menghadapi cobaan ini, emang OMNI kebangaetan tuh orang berobat eh malah ditangkap dasar emang dokter gadungan gelarnya beli diemperan sih yg diobral.
jadinya gitu deh banyak pasiennya yang kena mal praktek, emang dasar dokter gadungan bisanya cuma nipu pasien doang trus ama nguras duit pasien doang……..
SAY NO TO OMNI SAY YES TO MBA PRITA
Iwan HG says:
Jun 13, 2009
Belum kelar masalah Ibu Prita, sekarang RS OMNI harus siap menghadapi tuntuan baru dari konsumennya.
butik online says:
Jun 13, 2009
saya pribadi sangat mendukung bebasnya ibu prita dan direvisinya UU ITE.
redaksi says:
Jun 14, 2009
MATINYA KEBEBASAN BERPENDAPAT
Biarkanlah ada tawa, kegirangan, berbagi duka, tangis, kecemasan dan kesenangan… sebab dari titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menghirup udara dan menemukan jati dirinya…
itulah kata-kata indah buat RS OMNI Internasional Alam Sutera sebelum menjerat Prita dengan pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik.
………………………………………………………………………………………….
Bila kita berkaca lagi kebelakang, sebenarnya pasal 310 KUHP adalah pasal warisan kolonial Belanda. Dengan membungkam seluruh seguruh teriakan, sang rezim penguasa menghajar kalangan yang menyatakan pendapat. Dengan kejam penguasa kolonial merampok kebebasan. tuduhan sengaja menyerang kehormatan, nama baik, kredibilitas menjadi ancaman, sehingga menimbulkan ketakutan kebebasan berpendapat.
Menjaga nama baik ,reputasi, integritas merupakan suatu keharusan, tapi alangkah lebih bijaksana bila pihak-pihak yang merasa terganggu lebih memperhatikan hak-hak orang lain dalam menyatakan pendapat.
Dalam kasus Prita Mulyasari, Rumah sakit Omni Internasional berperan sebagai pelayan kepentingan umum. Ketika pasien datang mengeluhjan pelayanan buruk pihak rumah sakit, tidak selayaknya segala kritikan yang ada dibungkam dan dibawah keranah hukum.
Kasus Prita Mulyasari adalah presiden buruk dalam pembunuhan kebebasan menyatakan pendapat.
annelies says:
Jun 16, 2009
Kasus Prita adalah akibat dari Undang-Undang ITE yang digarap setengah matang.
Mari kita kampanyekan pembatalan UU ITE setelah kasus prita selesai.
Kalau tidak, masih akan ada prita-prita lainnya.
alicia says:
Jun 16, 2009
Kirim email bisa masuk penjara.
tanya kenapa? Undang-undang ITE!
Imuz Corner says:
Jun 16, 2009
Seharusnya ITE direview lagi
Mersiget Ngelar says:
Jun 16, 2009
MAJU TAK GENTAR MEMBELA YANG BENAR !!!!
Gitu aj ko repot..
Buat Bu Prita,tetap tabah & tenang,keadilan pasti kan datang..Saya bersedia jadi relawan menggantikan bu Prita kalo sampe d tahan lg..
D pnjara katanya dpt makan&duit ya..hahaha..drpd nganggur g dpt duit sma skali..
Buat dokter,staff&karyawan RS OMNI siap2lah mencari pkerjaan yg baru..
Sokoooor..kapokmu kapan…
sugondo says:
Jun 17, 2009
Buat Ibu Prita jangan takut,di tempatku ada 100 kaum ibu lebih yang mau jadi relawan seandainya ibu di tahan lagi,dan buat P POLISI jangan asal nahan karna uang,selidiki dulu,Ibu Prita itu nggak salah yang salah itu pihak RS KOK MALAH Ibu Prita yang ditahan,dan buat P JAKSA JANGAN MEMBELA YANG SALAH KARENA BANYAK UANG.
Gregory Coupe says:
Jun 19, 2009
UU ITE gimana nih, bakal dibenerin ga kayanya… ? to IBU PRITA, semoga anda cepat bebas!
Investasi says:
Jun 24, 2009
ya ayo buruan ikut couse nya loh
Ria says:
Jun 26, 2009
gimana ya…yang katanya nangkep dengan dalih menyalahin UU ITE malah sebenrnya gak tau apa isi UU ITE itu
Dukungan dari saya 100%
lestari says:
Jun 30, 2009
Indonesia memang jagonya cari sensari.
Buru-buru bikin UU ITE, implementasinya salah kaprah.
blog says:
Jul 10, 2009
gak setuju sama ITE nya
belajar says:
Jul 10, 2009
tetap dukung orang lemah
bagus says:
Aug 23, 2009
sekarang kan di sidangin lagi tuh…gmn ya hasilnya? apa jadi damai?
reez says:
Oct 3, 2009
Di balik cobaan pasti ada hikmahnya… hehe..
raden says:
Oct 8, 2009
selalu yg kecil kalah dan ditindas….
must university says:
Oct 16, 2009
MALAH Ibu Prita yang ditahan,dan buat P JAKSA JANGAN MEMBELA YANG SALAH KARENA BANYAK UANG.
Iwan says:
Oct 20, 2009
Tumbal UU ITE
Linda says:
Oct 25, 2009
gimana ya…yang katanya nangkep dengan dalih menyalahin UU ITE malah sebenrnya gak tau apa isi UU ITE itu
Muhammad Idris says:
Dec 4, 2009
RS Omni dan Sistem Hukum kita telah melakukan pelanggaran HAM dan UUD 45. Free Prita!!!! Ikuti Grup 1000000 facebookers dukung prita mulyasari di facebook.
adam says:
Dec 12, 2009
ternyata banyak penjahat berpakan rapi..
orang sakit d objekan..
smangad mba prita !!! smua mendukung mu..
alyudha says:
Dec 25, 2009
cemangadhhh
den bagus says:
Dec 28, 2009
kasihan bu prita ya
zee says:
Mar 17, 2010
DPR skr mau gak yang mengadendum UU tersebut?
candra says:
Aug 11, 2011
yang buat UU ITE tu masalahnya g tau tentang IT sama sekali jadinya malah salah kaprah,ntar gue ditangkap lg gara2 comment gini