Road to Desa Sibetan
Butuh waktu perjalanan sekitar 2 jam dari Denpasar menuju lokasi tujuan kami pada hari itu. Perjalanan merentang dari panasnya Kuta sampai ke sejuknya Sibetan, Kabupaten Karangasem, Bali. Desa Adat Sibetan, tujuan kami kali itu memang terletak di dataran tinggi, 500-600 mdpl membuatnya cocok ditanami tanaman perkebunan. Tak heran bila desa ini menjadi wilayah penghasil salak Bali yang sangat dikenal.
Jalanan menuju Sibetan naik turun dan berkelok-kelok, beberapa titiknya mengingatkan saya pada jalur Puncak, Bogor. Bedanya adalah kiri kanan jalan utama di sana berhias tanaman salak. Kabarnya memang sebagian besar penduduk desa ini merupakan petani buah bersisik tersebut.
Bukan tanpa alasan saya melakukan perjalanan jauh tersebut. Ada hal yang menarik minat saya dan Mbak Yusi di sana. Tak hanya kesempatan untuk melihat kebun salak Bali dan sudut Bali yang jauh dari keramaian turis yang menunggu kami di Sibetan. Ada cerita tentang keberhasilan sebuah kelompok tani meningkatkan taraf hidupnya berkat keinginan untuk mengenal teknologi.
CTC Werdhi Guna, Teknologi untuk Membantu Petani
Namanya Werdhi Guna, adalah sebuah kelompok tani biasa tak beda dengan kelompok lainnya. Menanam salak sebagai komoditas utama untuk kemudian menjualnya ke pasar yang tersedia di sana. Namun, harga yang seringkali jatuh pada saat panen raya membuat mereka harus memutar otak untuk menjaga roda usaha tetap berjalan. Mengolah salak menjadi penganan menjadi opsi terbaik saat itu. Namun, tiadanya keterampilan, modal usaha dan pasar menjadi hambatan yang dihadapi.
Klise memang.
Sampai pada tahun 2007, Kalimajari, sebuah LSM dari Denpasar bermitra dengan Formasi Indonesia yang didukung penuh oleh Microsoft Indonesia bekerjasama menjadikan Werdhi Guna kelompok yang lebih berdaya. Suntikan keterampilan dan dukungan teknologi jadi solusi. Maka di akhir 2007, Werdhi Guna menjadi salah satu Community Technology Center (CTC) untuk para petani dan keluarganya. Ada pelatihan komputer dan internet gratis untuk mendukung aktivitas para petani dan kegiatan belajar anak-anaknya. Persis di sebelah dapur pembuatan keripik buah-buahan.
I Wayan Suardana, salah satu pengelolanya lantas berkisah bagaimana CTC membuka jalan bagi kelompok taninya untuk mengembangkan usaha. Inspirasi dan metode digunakan untuk membuat keripik buah-buahan didapatnya dari internet. Petani Sibetan mencoba resep pembuatan keripik salak agar hasil panen yang melimpah tidak tersia-sia. Usaha pertama tidak memuaskan, rasa sepet dari salak belum mau hilang. Mereka tidak putus asa, beragam cara menghilangkan rasa sepet salak pun dicoba. Percobaan berulang kali akhirnya menghasilkan keripik salak yang layak jual.
Tahukah anda keripik nangka juga bisa ditemui di Bali?
Seiring dengan berkembangnya usaha, Wayan Suardana dan kawan-kawan lantas menjajal peluang usaha produk lain. Keripik nangka jadi pilihan mengingat nangka bisa tumbuh subur di Sibetan, ditanam di antara tanaman salak. Dia mengakui bahwa keripik nangka memang sudah menjadi komoditas olahan yang terkenal dari Malang. Tapi mereka melihat di Bali masih ada peluang, ada pasar di tengah banyaknya turis yang datang. Sekali lagi perburuan resep keripik dilakukan di internet. Percobaan demi percobaan dilakukan demi menghasilkan keripik nangka yang renyah.
Internet memberi pelbagai resep produk; keripik salak, dodol salak, manisan salak dan keripik nangka. Informasi mengenai alat produksi dan calon pembeli pun didapat dari sana. Cahyo Arief dari Kalimajari berkisah bahwa mereka biasa memantau perkembangan harga komoditas di daerah lain menggunakan jaringan internet. Dengan demikian, harga produk bisa tetap stabil & tidak terpengaruh isu yang biasa dihembuskan para tengkulak.
Sekarang, Werdhi Guna merupakan pemasok tetap penganan untuk beberapa hotel dan pusat oleh-oleh khas Bali. Saat ini, beberapa petani di Sibetan mulai menanam pohon konjak, bahan baku produksi jelly. Tahukah anda buah konjak? Di Jepang, buah ini digunakan untuk membuat konyaku jelly. Mungkin beberapa tahun ke depan, Sibetan akan dikenal sebagai salah satu sentra produsen konjak juga.
Tak cuma mengolah dan menjual keripik buah, kini Sibetan menjadi salah satu lokasi tujuan agrowisata. Ada paket tour yang menyertakan kegiatan jalan-jalan ke perkebunan salak Bali seluas 30 are (10 hektare) ini. Dukungan Pemerintah berperan di sini. Sesekali ada rombongan tamu pemerintah daerah yang diajak ke Sibetan. Tertarik jalan-jalan di tengah tanaman salak? Mampirlah ke tengah kesejukan Sibetan, jangan lupa cicipi keripik salak & nangkanya.
Menyenangkan bisa melihat sisi lain dari Bali yang nggak tidak terekspos luas seperti ini. Terlebih ternyata ada cerita keberhasilan yang bisa dibagi. Dari sebuah pojok di Desa Sibetan, ada sentuhan teknologi yang bisa meningkatkan taraf hidup para petani.
Foto-foto kunjungan bisa dilihat pada album Microsoft Bloggership di Facebook.







49 comments
mayang's says:
Aug 10, 2009
maju terus pertanian Indonesia!! ^^v
btw..enaknya..jalan2 terus..ajak2 kita dong. hehehe..
nonadita says:
Aug 10, 2009
bend says:
Aug 10, 2009
Hmm….. kripik nagka, mantab!
sofie says:
Aug 10, 2009
halo, dita. ehm, info yang menarik, tetang dampingan formasi dan microsoft.
btw saya pernah tanya ini di twitter: Formasi Ind said Microsoft Indonesia has IT project to increase people participation in ‘musrembang.How does it work?. ada yang bisa dishare gak ya?
makasi ya infonya
Robertfel says:
Aug 10, 2009
wah enak jln2 ke alam bali….*pengen mode on
apalagi lihat pertanian yg dibantu penerapan teknologi…pasti keren!
Smoga pertanian Indonesia bangkit lagi…
Merdeka!
dita.gigi says:
Aug 10, 2009
sepertinya menyenangkan bisa melihat alam bali yang indah (bukan cuman jalan2 wisata aja)
eh kripik nangkanya mau domz…
)
tedi says:
Aug 11, 2009
waahhhh bali ya… aq pernah ke sana..pas baru nyape ada BOM..hehe..tapi dari ceritanya dita cukup juga..
btw..keripiknya mau donk ..
yusdi says:
Aug 11, 2009
dit, keripik rasa bule londho ada ga?
Rusa Bawean™ says:
Aug 11, 2009
ternyata Bali emang kaya banget ya
riza_kasela says:
Aug 12, 2009
sebenarnya kripik gini banyak di jogja
Kapan mau jalan2 ke jogja mbak?
titin says:
Aug 12, 2009
ooh .. ternyata dari sini toh datangnya keripik salak dan keripik nangka yang saya beli di KRISNA atau Erlangga Denpasar … trims infonya mbak
t13nr4 says:
Aug 13, 2009
hmmmm, jd laper!!!!
jidat says:
Aug 13, 2009
wahhh mantapp… asik dong? jadi pengen neh? tapi yang dekat mana ya? *idiot*
javanese says:
Aug 13, 2009
berkunjung…..
wah ada keripik yang dibuat dari salak,
komuter says:
Aug 13, 2009
bali, sebuah tempat yang sering ingin dikunjungi, masih sebatas ingin….
dj martha says:
Aug 13, 2009
hallo nonadita,
aku ada award untuk mu.. hehehe…
monggo di liat deh awardnya di blog akyu…
cherrsss!!!
Hari Mulyanto says:
Aug 13, 2009
jadi inget waktu kuliah dulu sering disuruh mencicipi makanan yang aneh-aneh hasil kreasi anak-anak tata boga…
davidyes says:
Aug 14, 2009
uenak tenant jalan truss…
salut buat nona dita
masoglek says:
Aug 16, 2009
ah Bali memang tak ada habisnya untuk dinikmati, eh mbak saya dibagi dong keripik nangkanya
mbelgedhez says:
Aug 16, 2009
salah satu orang Indonesia yg belum prnh ke Bali adalah aku…
kassihan ya…
Nonadita…..salam kenal..thx dah mampir blogku…
mpokb says:
Aug 18, 2009
keripik salak rasanya kayak apa ya.. hm.. gak kebayang. kalo di bogor enaknya dibikin campuran asinan ya non..
didut says:
Aug 19, 2009
*lirik PC yg ada di skrinsut*
hrsnya kl didukung penuh microsoft monitornya bisa lbh baik dan hemat energi tuh hihihi~
*dikeplak*
andyan says:
Aug 19, 2009
who, keripik salak?
rasanya gimana tuh?
antown says:
Aug 19, 2009
enaknya bisa jalan2 sambil belajar banyak hal. sama seperti komen2 di atas. masih ada stok gak dit? hehe
butik batik online says:
Aug 20, 2009
hmmm, jadi pengen jalan2 ke bali apalagi sambil ngemil keripik selama perjalanan, hehehhee….
Dwi Wahyudi says:
Aug 21, 2009
Kunjungan di pagi hari yang cerah dan salam kenal sebelumnya dari sesama peserta Pesta Blogger 2009
cyzko says:
Aug 21, 2009
klo kripik salak ada gak pasti enak tuh…..
Mus says:
Aug 22, 2009
Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb,
Barangkali banyak khilaf dalam menulis dan berkomentar, izinkan hamba yang hina ini mengharaf maaf, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Semoga Kita Semua diberi kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan setiap PerintahNya, Amiin…
Sahabat! Jika berkenan, sudilah kiranya menempatkan nama Rusli Zainal Sang Visioner di bagian Blogroll blog Sahabat, setidaknya sampai 12 sept sahaja. Keikhlasan bantuan BACKLINK dari sahabat amat sangatlah berarti bagi saya, tiada yang dapat yang berikan sebagai gantinya, kecuali Backlink balik dan Do’a Jazakumullahu Khoirol Jaza’ wa Syukroon Katsiron ‘ala Nushrikum.
Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb
Rian says:
Aug 22, 2009
sepertinya kripik nangka dan salak tidak ada di Samarinda. Bagaimana kalo kita menjalin hubungan yg lebih serius. Bukan sebagai pasangan super bahagia tampan dan cantik, tapi lebih kepada hubungan utk mencari keuntungan yg disebut bisnis..
re-saintazkiya says:
Aug 23, 2009
Bagi-bagi dong kalau dapat lagi… Salam kenal mbak
belajar says:
Aug 23, 2009
baca judul postingnya, kirain mau nulis pantun ;p
grosir says:
Aug 24, 2009
heheheh… juga mau dunk kalo dibagi hehehe
akuy says:
Aug 25, 2009
non, blog aq dah aktif lg….
mampir y….!
mksh sebelumnya!
keripik nangka says:
Aug 26, 2009
Wih baru tahu tuh di Bali ada keripik nangka,murah nda ya?trims infonya…
keripik nangka says:
Aug 26, 2009
Wih baru tahu tuh di Bali ada keripik nangka,murah nda ya?trims dah sharing.
naw!r says:
Aug 27, 2009
wah.. asyik nih sepertinya…
mau dong….
moratmarit says:
Aug 28, 2009
Waduhh..koq mbak dita gak ngrimin kripik salaknya..hehehe
Sigit Kurniawan says:
Aug 29, 2009
Bali, Bali. Ada sepotong kenangan di sana. Tersapu riak ombak Pantai Kuta.
Mbak Maya says:
Aug 29, 2009
Wah, menarik neh postingannya. jadi pingin ke bali lagi neh.
Arif Irvan says:
Aug 29, 2009
Assalamualaikum, teh, gimana caranya biar bisa ikut kelompok blogger ya…kasih penjelasannya donk…makasih…
amelia.losaria says:
Sep 1, 2009
Nonadita masuk kompas, hebat uy
inung says:
Sep 1, 2009
Istimewa niii…melanglang bali dari pantai ampe gunung, yummy journey
reez says:
Oct 3, 2009
Nice article hehehe…^__^
Kompetisi Website Kompas MuDA – KFC says:
Feb 2, 2010
ckckckckc. .
pengen juga aku.. .
mood says:
Mar 24, 2010
enak tuh
anom wijaya says:
Apr 23, 2010
kalo pas liburan di kuta, bs dapetkan semua koleksi kripik , dodol dan manisan salak kunjungi http://salakbali.com untuk info lebih lanjut.
baju online says:
Feb 13, 2011
mau donk mba.. bagi2x dong kalo dapet lagi
Toko Online Murah says:
Sep 20, 2011
Enaknya keripik nangka itu favorit saya….
bangga punya batik says:
Dec 24, 2011
hem enaknya