Rombongan Pesta Blogger 2009

Bisa ikut serta di rangkaian kegiatan Blogshop Pesta Blogger 2009 adalah hal yang sungguh menyenangkan. Tentu tak lain karena saya jadi mendapat kesempatan jalan-jalan ke banyak kota dan bertemu dengan banyak teman blogger yang selama ini jarang/tak pernah ditemui. Selain itu, selalu ada kejutan menyenangkan di setiap kota. It’s all fun!

Pekan lalu, saya berkesempatan mengunjungi Makassar untuk pertama kalinya. Kota di ujung selatan Pulau Sulawesi yang dulunya bernama Ujung Pandang. Kesan pertama saya tentang kota pelabuhan ini adalah: panas! Panasnya mirip dengan Pontianak. Yah sama-sama deket khatulistiwa sih ya.. :mrgreen:

Kejutan langsung muncul di hari pertama. Rombongan PB 2009 sepesawat dan sehotel dengan rombongan kru Trans TV yang sedang ada kegiatan di kota Anging Mammiri tersebut. Tak disangka, salah satu petinggi Trans TV mengundang Tristram Perry (Kedubes Amerika) dan rombongan PB dari Jakarta untuk mengunjungi Trans Theme Park. W O W!!

Menurut sekilas info dari Mbak Nia yang sempet googling, Trans Theme Park ini nantinya akan menjadi indoor park terbesar di dunia. Isinya taman bermain serupa Dunia Fantasi, tapi di dalam ruangan jadi tak perlu takut kehujanan. Kami tak tahu apa nama resmi proyeknya, sepanjang hari itu kami menyebutnya Trans World, sesekali menyebutnya Trans Studio.

Namanya adalah Trans Studio Makassar, saudara-saudara. Studio raksasa yang masih dalam tahap finishing touch ini dijaga ketat sekali, tak sembarang orang bisa masuk. Maka beruntunglah kami yang kala itu mendapat kesempatan untuk masuk, menyentuh, mendapatย  penjelasan layaknya sedang berwisata dan tentu berfoto-foto di sana.

Hollywood di Makassar?

Dunia Lain di Magic Corner

Lost City di Trans Theme Park

As weโ€™re on Hollywood

Magic Corner Trans Theme Park

Cartoon City of Trans Theme Park

Tempat belanja dan jalan-jalan

Grand Esia Studio View

Trans Studio Walk Makassar

Wahana yang disebut Trans Theme Park seluas 2,7 hektar ini rupanya “hanyalah” bagian kecil dari megaproyek pembangunan oleh Trans Group di Tanjung Bunga. Nantinya di sana akan ada Trans Studio Theme Park, Trans Studio Walk, gedung perkantoran , hotel Internasional, residential apartment serta pelabuhan marina. Semua akan dibangung di kawasan seluas 24 hektar. Tapi ini selesainya masih lama, sementara mari kita menabung dulu supaya nanti bisa ke sana. :mrgreen:

Maka malam itu, bersenang-senanglah kami di sana. Berkeliling-keliling di indoor park yang konon memiliki 20 wahana permainan dalam empat zona berbeda tersebut. Ada rumah hantu di kawasan horor Magic Corner. Hantu lokal semacam jelangkung hingga hantu impor ada di sana. Ah, untunglah saya ke sana saat permainan hantu-hantuannya sedang tidak dihidupkan.ย  ๐Ÿ˜›

Zona yang saya paling suka tentu Cartoon City. Wahana permainannya berwarna cerah-cerah dan banyak counter berbentuk makanan. Mengingatkan saya pada bangunan unik Taman Topi di Bogor. Dua zona lainnya adalah Studio Central dan Lost City. Ada permainan semacam Niagara (Dufan) di Lost City, permainan-permainan petualangan tersedia di sini.

Ingin datang ke sini? SAMA! Tiket masuknya sih kabarnya hanya seratus ribu, tapi tiket pesawat dari tempat sayanya mahal. Huhuhu! ๐Ÿ˜ฅ

Peresmian studio ini akan dilaksanakan pada 9 September 2009, pas sama ulangtahunnya Presiden SBY. Salah satu pejabat Trans TV yang sempat mengobrol dengan kami kala itu menyatakan bahwa studio semacam ini nantinya akan dibangun juga di beberapa kota besar lain di Indonesia. “Malaysia aja bisa punya Genting Highlands, saatnya Indonesia punya Trans Studio”, katanya. Wah OK-lah kalau begitu, mudah-mudahan saja benar-benar menjadi magnet wisatawan ke Indonesia Timur. Agar tak cuma berkiblat ke barat, kita sajikan kawasan wisata di Indonesia Timur yang makmur. ๐Ÿ˜€

Wah saya pengen banget lho ke Makassar lagi :mrgreen: