Kemarin malam, saya dikabari oleh Rae Arani yang menemukan saya “berkomentar aneh” di artikel Marissa Haque mengenai perseteruannya dengan Deedee Kartika http://marissahaque.blogdetik.com/2012/01/03/mulut-kotor-penyanyi-baru-dee-djumadi-kartika-trionya-memes-addie-ms-motivasinya-apa-ya-marissa-haque-fawzi/#comment-19610

Komentarnya menjadi seperti ini:

Ini Shock theraphy buat @memes605 dan @addiems, @deedeekartika, @kevinaprillio karena ulahnya membuat salah seorang produser mereka Dekan FEMA IPB @arif_satria bakal dipecat karena mulut kotor Dee Kartika Djumadi kader demokrat yg menyumbang Rp 100 juta uang panas dari korupsi Anas Urbaningrum melalui Partai Demokrat untuk pemakaman artis Utha Likumahuwa kemarin.

 

Screenshot komentar saat ini yg sudah berbeda dengan komentar asli dari saya bisa dilihat di sini.

Faktanya, tiga hari yang lalu, saya memang berkomentar di blog tersebut tapi dengan isi sbb.:

It’s FEMA, not PEMA. FEMA stands for Fakultas Ekologi Manusia. Please pay more attention to the details so people won’t questioning your intelligence.

Semua komentar yang masuk di blog tersebut dimoderasi terlebih dahulu. Saya melihat komentar saya diterima oleh blog tsb namun memang tidak langsung muncul. Di sinilah kelemahannya, komentar yang muncul hanyalah komentar yg disetujui oleh pemilik blog.

Setelah mengetahui hal ini, saya segera melakukan klarifikasi langsung ke blog yang bersangkutan, dan terlampir seperti di bawah ini. UPDATE: Komentar klarifikasi saya yang ini rupanya sudah dihapus di blog tersebut.

Komentar Klarifikasi Saya

 

Tulisan ini dibuat sebagai klarifikasi atas hal yang tidak pernah saya lakukan dan atas komentar yg tidak pernah saya keluarkan. Saya berharap Blogdetik bisa mengambil solusi terbaik dalam hal ini berdasarkan poin dalam Panduan Blogdetik. Saya meminta pemilik blog (Marissa Haque) dan Admin Blogdetik menghapus komentar tersebut karena komentar tersebut bukan tulisan saya. Terima kasih atas semua pihak yang telah memberikan dukungan berupa kepercayaan, publikasi dan bantuan teknis. :)

UPDATE – Baca juga:

  1. Blog Marissa Haque dan Komentar-komentar Palsu – Nonagugel
  2. Ini Bukti Marissa Haque Merubah Komentar Saya dalam Postingannya – Harris Maulana
  3. Lebay bin Alay a la Fastabiqul Khairat – Rudi Ginting
  4. Marissa, Etika Sang Pesohor – Khrisna Pabichara
  5. Excuse Me, Marissa – Aditya Eka Prawira
  6. LUCU-nya Marissa Haque – Yusrizal Ihya
  7. Seberapa Pentingkah Sebuah Gelar? – Marisya Rosdiana Purnama
  8. #Kamseupay | Fitnah di Balik Komentar – Asep Saipul Bahri
  9. #Kamseupay | Fitnah di Balik Komentar (2) – Asep Saipul Bahri