Malam Minggu kemarin seru sekali! Saya mendapat undangan untuk berbagi cerita di training Generation Change yang diselenggarakan oleh US Embassy Jakarta. Selain bertemu dengan teman-teman lama yang seru, saya juga mendapat sejumlah kenalan baru.

Training Generation Change ini diikuti oleh 28 peserta terpilih yang berasal dari kampus-kampus di Indonesia, dari Aceh sampai Papua. Siapa saja mereka? Mereka diundang karena prestasi dan aktivitasnya di daerah masing-masing, baik organisasi kampus maupun kegiatan komunitas.

Fasilitator utama adalah Wajahat Ali (blogger dan pengacara) dari San Francisco Bay Area dan Humera Khan (Executive Director of Muflehun, think tank) dari Washington D.C. Sebelum di Indonesia, event Gen Change ini juga diselenggarakan di Filipina. Keduanya memandu training mengenai project management, social media advances and best strategis, serta oh, tips-tips untuk menjadi sukses! Live tweet recordnya masih tersedia di Twitter dengan hashtag #genchangeid.

Pada sesi sharing mengenai social media Indonesia, selain saya, hadir juga pegiat socmed lainnya: Ainun Chomsun (Penilik Akademi Berbagi), Ndoro Kakung, Shafiq Pontoh (co-founder ID Berkebun) dan Nia Sadjarwo (co-founder Coin a Chance). Masing-masing berbagi cerita yang berbeda seputar aktivitas di social media dan bagaimana pemanfaatannya untuk pengembangan gerakan social masing-masing.

Walaupun beberapa cerita di antaranya sudah saya dengar berkali-kali, namun rasanya masih tetap menginspirasi.

Para peserta kebanyakan tertarik pada cerita Akademi Berbagi (Akber), dari mulai dirintis via Twitter sampai bisa besar dengan 1300 kelas yang pernah diadakan sampai sekarang ini. Akber dimulai via social media kini sudah tersebar ke seluruh Indonesia. Bahkan beberapa waktu lalu, sempat mengadakan Local Leaders Day (LLD) Akber, capacity building training untuk para kepala sekolahnya. Amazing.

Cerita Coin a Chance dan ID Berkebun nggak kalah serunya. Keduanya berhasil mengangkat kegiatan yang tidak begitu populer (mengumpulkan koin dan menyumbang) menjadi gerakan yang memberi manfaat nyata pada komunitas. Perpaduan strategi komunikasi yang bagus dan usaha menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari lifestyle. Oh, tentu tidak hanya itu. Tentu ada dukungan tim yang hebat dan kerjasama dengan pihak-pihak yang tepat.

Yes, memang social media telah mengubah banyak sisi kehidupan kita. Saya pun tak pernah sangka sebelumnya social media bisa membantu mengembangkan diri, melakukan kegiatan-kegiatan yang berarti sampai “menerbangkan” saya ke banyak tempat di dalam dan luar negeri.

Generation Change Jakarta - Participants & Speakers

Senang bisa ikutan sharing di sana. Rasanya ketularan semangat para anak muda *tsaah* dan jadi terpacu untuk makin giat melakukan apa yang saya bisa. Buat para peserta, peliharalah jejaring kerjasama yang terbentuk dari acara, agar makin semangat mewujudkan ide-idenya. Salute to all of you, changemakers!