blog

Pesta Blogger Nostalgia

Mengenang 10 tahun #PestaBlogger, ngeblog berantai, drama di kolom komentar, komunitas jalan2 & makan2™, menang lomba, nulis buku, keliling Indonesia sampai bisa ke Amerika.

Ngeblog sejak masih kuliah di akhir 2004, nggak pernah sangka berawal dari nulis tentang patah hati bisa membawa hingga sejauh ini.

Terima kasih teman-teman Maverick atas malam reuni yang begitu menyenangkan.

Selamat Hari Blogger Nasional.

#BlogUntukIndonesia #PestaBloggerNostalgia

How to Find Missing Items on a Taxi

As one of those Jakartans who relies on public transportation, I use taxi quite often here. Even though I’ve heard number of bad stories on how awful some taxi drivers treating their passengers -and some criminal stories as well, taxi is just the most reliable and safest transportation mode so far. Doesn’t mean that I don’t use other transportation at all tho, I use ojek, commuter line train, etc. but I just use taxi more often. Been using various taxi services for years has taught me on choosing which taxi to stop, what to do/not do and how to prevent yourself from unwanted experience like losing your belongings on the taxi.

Kalau supir taksinya ganteng gini, seru ya

But no matter how alerted you are, shit happens sometimes. In my case, I left my laptop on the taxi. But, we’ll get to it later. I’ll tell you other story first.

Case 1
It was back then in 2012 when my dear friend, Kounila, came from Cambodia to attend a journalism workshop in Jakarta. We had dinner with fellow bloggers at fX Sudirman. I took Blue Bird taxi and accompanied her to Grand Mahakam hotel before I go home to my place. Around 30 mins later she called me to inform that she lost her wallet somewhere. I thought she accidentally dropped her small wallet at the mall. But there was no chance to go back to the mall and search as it was already midnight.

She was quite sure that she accidentally dropped it inside the taxi. None of us remembered either the taxi number or the driver’s name. But then I called Blue Bird anyway and provided their Customer Service with these details: route (where you were picked up, destination), argo and my guess on the taxi’s number. I wasn’t sure that they would find her wallet.

But they finally found it in just less than 3 hours, past midnight. The driver was even willing to drive and deliver the wallet to Kounila’s hotel at 6 AM next morning. Kudos to Blue Bird.

Case 2
It happened several weeks ago on my way to RS Pusat Pertamina to visit my boss’ hubby. I went there from Plaza Indonesia along with my colleague. When we finally arrived at the hospital, I was on a middle of a phone conversation and busy to put a lipstick on my lips (a little touch up won’t hurt you, no?). So my colleague paid for the taxi and then we headed quickly to the hospital lobby, without looking back to find what’s left on the taxi floor.

Then it hit me… I left my Acer LAPTOP inside the taxi. And of course we didn’t see it because my laptop bag was black, same color with the taxi’s carpet.

I tried to be as calm as possible, called the Blue Bird Customer Service number and explained the situation. I provided them with these details: route, argo plus details of me and my colleague (two women with many carry hand-bags). Within 30 minutes, I received a call from their CS confirming they have found the taxi, then they sent him to go back to RSPP. How fast!

So don’t forget to put this as SOP when you use taxi service in Jakarta:

  1. Always check the taxi number (usually 6 digits combination of letters and numbers), remember it or share it to your trusted friends
  2. Remember details of your trip e.g. time when you’re picked up, from where, destination, arrival time and argo
  3. Remember details of the driver e.g. name and driver’s ID. It’s always located on the dashboard
  4. It’s good to have taxi’s customer service number saved on your phone as well, just in case you need to call them asap. For those in need:
    • Blue Bird Customer Service (Jakarta): (021) 797 1245
    • Express Taxi Customer Service (Jakarta): (021) 500 122

I never experienced losing stuffs on other taxis, but I think it applies anywhere. Got something to say? Put in on comments box below 😉

Credit:
“Supir taksi ganteng” image from Rurisiruri’s blog.

Pekerjaan Ibarat Jodoh, Katanya

Orang jaman dulu bilang, kerjaan yang tepat itu ibarat jodoh. Bila sudah waktunya berjodoh, maka akan bertemu. Tapi pengalaman saya (dan banyak orang) membuktikan, pekerjaan yang enak berbeda dengan jodoh. Lah cari hal yang kedua itu jauh lebih sulit jeh hahahaha..

Bila mengenang lagi masa-masa sekolah, rasanya nggak pernah kebayang akan bekerja sebagai apa. Cita-cita tak pernah sama sesuai hobi dan kegiatan yang senantiasa berubah pula. Menjelang sarjana, menjadi wartawan adalah satu-satunya gambaran pekerjaan yang tampak nyata. Kenapa? Sebab ingin bisa bepergian melihat dunia. Namun ternyata tujuan yang sama bisa dicapai lewat jalan yang sama sekali berbeda dengan rencana.

Ragam pekerjaan pernah saya jalani. Situs lowongan pekerjaan pernah kerap disinggahi. Berpindah kantor pun dilakukan lebih dari sekali. Namun apa yang membawa ke tempat sekarang ini, rupanya tidak jauh dari hobi yang sejak dulu dijalani. Yup, internet dan social media jadi bagian utama dari pekerjaan saya sekarang di #1 PC company.

Awalnya memang hobi. Internet jadi tempat utama untuk menghabiskan waktu sehari-hari. Tak pernah  sangka bila kemudian banyak kesempatan menghampiri. Dari mulai sharing seputar blog di pelatihan-pelatihan di tanah air sampai diundang ke luar negeri. Sampai saya yakin sendiri, memang di seputar inilah sumber rejeki setidaknya sampai hari ini. Fokus dan konsistensilah yang akhirnya membawa saya dipercaya untuk menangani komunikasi digital di sebuah korporasi.

Untuk banyak anak muda di ibukota, profesi saya saat ini semakin sering terdengar di telinga. Tapi untuk generasi orang tua, kadang perlu waktu cukup lama untuk menjelaskan pekerjaan yang sama.

Award winning marketing team!

Bekerja di industri IT berarti hanya sedikit kesempatan berpuas diri. Tiap hari tantangan baru selalu menanti. It’s a super dynamic industry where the only consistent thing is the change itself. Our ride is not a comfortable limo on highway, but it’s more like a roller coaster. In an extreme way, I can say that my daily life has changed myself into a walking adrenaline machine. Life is tough here, General!

But it’s the up and down that makes me feel more… alive. I learn so many things here, not only digital communications but also marketing communications in general, corporate communications and especially how “fun” competition in IT industry could be. So even as I’m writing the article I am still not a journalist (maybe I will never be), I never regret the path I have taken. The challenge, the pain, the threats and the fun are all worth it.

Balik lagi ke bahasan pertama, jodoh dan pekerjaan punya satu kesamaan. Nggak bisa ditunggu namun harus diusahakan.  Semuanya ada yang namanya cocok-cocokan. Enaknya sekarang ini, merancang masa depan bisa dilakukan bahkan sambil dasteran. Mencari info lowongan kerja di perusahaan mapan bisa dimulai sebelum mulai berdandan. Profil kita di internet media bisa jadi pembuka jalan. Pastikan social media memberikan kesan tentang diri sesuai dengan yang kita harapkan.

Masih berusaha menemukan info lowongan kerja terbaru? Internet adalah tempat yang tepat untuk memulainya.

 

Pasangan Serasi Commuter Nih

Sejak beberapa minggu lalu, saya kecanduan sesuatu.. Sesuatu itu adalah game lucu-lucu! Teman-teman dekat pasti tau betapa sukanya saya menghabiskan waktu luang untuk bermain social games di Facebook (dulu). Seiring makin berkurangnya waktu main games (dan juga games Facebook yang lama-lama jadi makin demanding), saya beralih ke mobile games.

Favorit saya belakangan ini adalah seri game With Friends dari Zynga di App Store. Game Word with Friends, Scramble with Friends, Hanging with Friends.. you name it. Ringan, bisa dimainkan kapan aja dan nambah perbendaharaan kata bahasa Inggris. Add ya, usernameku: nonadita. Selama ini, saya main dari iPod dengan mengandalkan koneksi wi-fi di rumah dan kantor. Saat di jalan, cuma bisa main game lain yang bisa dimainkan di iPod  tanpa koneksi wi-fi, misalnya Temple Run dan Air Penguin.  Continue reading…

Bukan Bank, Hanya Terhutang

Koin koin

Secara (jieehh “secara” :p) hukum yang saya tahu, berhutang adalah hal yang dibolehkan. Memfasilitasi orang untuk berhutang, dengan demikian pun tidak dilarang, karena bisa menolong orang. Bila kemudian memberikan pinjaman bisa memudahkan urusan orang, mestinya hati kita jadi ikut senang ‘kan?

Tapi bagaimana bila urusan hutang-piutang mulai terasa mengganggu?

Continue reading…

Selamat Idul Fitri 1430 H

 Kartu Lebaran Ketupat Nonadita

Dear teman-teman,
Beberapa hari ini penuh hal yang bikin deg-degan. Mulai dari pengumuman Lebaran yang tak kunjung pasti, hingga jadwal mudik yang jadi dimajukan sehari. Tapi keriuhan menyambut Lebaran tak pernah berkurang. Selalu ada pernik yang membuat hati senang. Akhirnya kepastian itu datang, Idul Fitri 1430 H pas di tanggal cantik: 20-09-2009!! :mrgreen:

Selamat merayakan Lebaran, teman-teman. Semoga hari ini Anda sedang berkumpul bersama keluarga tercinta, karena apalagi yang ditunggu dari sebuah hari raya?

Mohon maaf atas semua kesalahan yang saya pernah lakukan. Mari songsong esok dengan senyuman. 🙂

Continue reading…