Microsoft Bloggership

Rocks on PC Plus 357!

Rocks!

Rocks!

Yay, masuk koran lagi! :mrgreen:

Beberapa minggu yang lalu, saya dihubungi Keshie (wartawan tabloid PC Plus) untuk sebuah wawancara. Rupanya PC Plus tertarik mewawancara saya terkait prestasi-prestasi yang diterima, saat itu blog ini baru menjadi finalis The BOBs Award 2010.

Hasil wawancara tersebut lalu dimuat di rubrik Who Rocks? PC Plus edisi 357 3-26 April 2010. Seperti biasa, obrolan dimulai dengan menanyakan sejarah dan minat ngeblog. Lalu saya diminta memberikan tips bagaimana supaya konsisten ngeblog. Padahal saya sendiri  juga sekarang jadi fakir postingan. :mrgreen: Continue reading…

Photovoices: Potret yang Memberdayakan

The Photovoices Project in the Heart of Borneo The Photovoices Project in the Heart of Borneo

Beberapa tahun lalu, dalam kuliah Pengembangan Masyarakat, saya diberitahu bahwa tak ada yang bisa menjelaskan potret suatu daerah lebih baik daripada masyarakat lokalnya sendiri. Keindahan, keburukan dan keanekaragaman budayanya terekam dalam benak mereka hingga ke detail-detailnya. Ritme kehidupan sehari-hari bisa tergambar dengan alami karena mereka yang menjalani. Inilah mengapa penelitian dan pembangunan harus dilakukan bersama masyarakat lokal, karena mereka yang lebih tahu bagaimana keadaan lingkungan dan kebutuhan masyarakatnya.

Mungkin ide inilah yang menginspirasi para penggagas Photovoices, program untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan fotografi dan dokumentasi kehidupan melalui pelibatan masyarakat secara partisipatif. Sounds like a Community Empowerment lecture, huh? Haha..walau kedengarannya serius, tapi percayalah Photovoices ini adalah suatu hal yang menarik. Just keep reading… :mrgreen:

Kegiatan ini diawali dengan pelatihan fotografi oleh para fotografer National Geographic kepada masyarakat yang tinggal di daerah-daerah terpencil. Jangan bayangkan pelatihan fotografi profesional dengan kamera DSLR yang lensanya sepanjang belalai..kamera yang digunakan adalah kamera poket biasa. Masyarakat di Lamalera, NTT dan Danau Sentarum, Kalimantan Barat kemudian memotret hal-hal di sekeliling mereka. Kedekatan mereka dengan alam, tradisi sehari-hari, lingkungan tempat mereka mencari nafkah dan perubahan yang terjadi di sekitarnya. Menarik ya? 😀

Foto-foto karya fotografer amatir ini (etapi keren-keren lho) kini dipamerkan di Pameran Foto Photovoices, 21-23 April 2010 di American Corner, Gedung Perpustakaan Institut Teknologi Bandung. Event ini terbuka untuk umum dan gratis. Continue reading…

Nico: Pemuda Yogya yang Berjaya

A winner is someone who recognizes his God-given talents, works his tail off to develop them into skills, and uses these skills to accomplish his goals.Larry Bird

Nico BS 2010Penilaian salah satu kompetisi blog terbesar di Indonesia saat ini telah selesai. Para juri sepakat menobatkan Nico Wijaya, pemuda sukses dari Kota Gudeg itu, sebagai peraih Microsoft Bloggership Award 2010! Nico menang karena tak hanya bisa menulis dengan cerdas, namun juga karena beraksi nyata di komunitas. Ya, teman kita itu memang layak jadi juara.

Tentu ini bukan klimaksnya, juga bukan akhir dari sebuah hajatan, karena perjalanan Nico baru akan dimulai. Sejumlah tempat menanti untuk disinggahi, sejumlah pengalaman tentunya kemudian akan dibagi. Dan kita sebagai pembacanya, siaplah menjadi saksi tumbuhnya berbagai cerita menarik, ide segar dan opini.

Nico memang penuh semangat & senang belajar hal baru. Inilah yang saya lihat darinya ketika dia ikut dalam kunjungan saya ke Jawa Tengah untuk Microsoft Bloggership tahun lalu. Nggak semua orang tertarik untuk ikut jalan ke pelosok desa, bertemu dengan orang-orang baru & berbagi cerita yang didapatnya. Tapi di tengah kesibukannya kala itu, dia mau bergabung dengan antusias. Hai Nico, butuh teman jalan-jalan nggak kali ini? “wink-wink” :mrgreen:

Continue reading…

Microsoft Bloggership 2010, Ayo Ikut!

Microsoft Bloggership 2009 - Nonadita

Microsoft Bloggership 2009 - Nonadita

Hampir setahun yang lalu, hari-hari ini adalah saat ketika saya memutuskan mendaftar seleksi Microsoft Bloggership Award 2009. Muncul sebersit rasa ragu apakah ada peluang untuk bisa maju? Selebihnya saya merasa tertantang dan bersemangat, melihat program ini sebagai kesempatan belajar banyak dan ajang untuk berkreasi lebih baik lagi. Saya pun mensyukuri keputusan mendaftar yang saya ambil saat itu, tak pelak adalah salah satu keputusan terbaik saya.

Ketika pemenang Microsoft Bloggership 2009 diumumkan, rasa ragu, senang dan tak percaya menjadi satu. Tentu, karena nggak ada semacam role model atau panduan apa yang harus saya lakukan. Semua dipelajari lewat internet dan diskusi-diskusi dengan teman-teman dari Microsoft Indonesia. Darinya saya mendapat banyak pengetahuan dan semangat baru.

Continue reading…

Nonadita di Majalah Gogirl

Gogirl edisi November 2009 - Nonadita

Gogirl edisi November 2009

Bulan lalu, saya dihubungi Dwi Septika dari majalah Gogirl. Untuk edisi khusus internet di bulan November 2009, Gogirl berniat mengangkat kisah saya ngeblog di salah satu rubriknya.

Teman: Kok bisa? Gogirl kan majalah ABG, nan..
Nonadita: Lalu? Emang gw bukannya masih ABG?
Teman: …….

Maka jadilah saya diwawancara & menjalani sesi pemotretan di studio layaknya fotomodel majalah profesional lainnya. Emaaakk… Alhamdulillah akhirnya anakmu ngerasain jadi fotomodel jugaa! :mrgreen:

Continue reading…

Dari Butterfly ke Game Online

Pernahkah anda menemui masalah di lingkungan namun merasa bingung harus melapor ke mana? Atau merasa laporan permasalahan lingkungan ditanggapi terlalu lama? Hal semacam inilah yang dulu memunculkan ide di benak keempat mahasiswa ITB ini untuk membuat aplikasi yang memudahkan pelaporan masalah lingkungan, secara cepat. Namanya Butterfly.

Praktisnya begini, saya melihat kejadian tanah longsor di suatu tempat. Saya bisa langsung mengirim SMS yang akan diterima oleh parapihak yang bertanggungjawab. Distribusi SMS ke parapihak tersebut berdasarkan kata kunci  yang ada pada SMS yang dikirimkan, misalnya kata “tanah longsor” membuat SMS tersebut terkirim ke Dinas Pekerjaan Umum setempat. Selanjutnya, parapihak tersebut akan menindaklanjuti laporannya.

Temuan ini lantas diganjar dengan penghargaan The Rural Innovation Achievement Award dari Microsoft  Imagine Cup 2008 di Perancis. Tentu saja Arief Widhiyasa, Dimas Yusuf Danurwenda, Ella Madanella Dwi Mustika dan Erga Ghaniya boleh berbangga. Ya, keempat orang yang kala itu tergabung dalam Tim Antarmuka telah mengharumkan nama Indonesia. Kewl!

Saya pun bertanya-tanya, rentang waktu setahun sejak penghargaan tersebut tentulah dilalui dengan pengembangan pada sistem Butterfly? Namun ternyata dugaan saya salah. Temuan keren tersebut belum diaplikasikan bahkan tidak dilanjutkan pengembangannya. 😥 Pemerintah  tak punya cukup dana untuk mendukung pelaksanaannya. Dukungan swasta rupanya tiada, penemuan ini dianggap tidak ada profitnya.

Maka Butterfly, temuan yang telah mendapatkan penghargaan internasional itu belum mendapatkan kesempatan diproduksi. Padahal mereka sudah membuktikan kemampuannya, dunia pun sudah mengakuinya.

Continue reading…