Traveling Story

2012: Year in Review

On last 2012 year-end , I didn’t get chance to write my review because I was busy working on some more important things. I know it’s a bit late writing a 2012 review in January. But it’s OK, it’s now still first week of January and sometimes late is better than never hahaha! So, here’s my short note: year 2012 in review. :mrgreen:

There were many things happened in 2012, some of them made major changes in my life. I met many new people and had some new experiences as well. I went to many new places causing an upgrade on my frequent flyer. Most of all, I learned a lot of things that changed me inside and outside.

I moved in to my current company in March. To work for a IT company was one of my dreams since years ago. Prior to my current job, I have worked for various companies like NGO, blog hosting provider and communications consultancies. This was the time for me to get a new experience and learn the industry from different side. I’ve been learning many new things -other than digital communications- here and enjoying the environment as well. As part of a great team (yes, we got several achievements last year and managed to maintain our leadership in Indonesia), I’m so ready for more challenges and experiences on years ahead.

Work as a full-time employee also means that I had to move to Jakarta. It’s the best option I had since I can’t rely on public transportation that mostly sucks. Beside, I don’t want to spend 5 hours every day struggling on the road to get myself come on time. This also gives me chance to hang out with friends in my spare time or do some other stuffs like after-hours shopping.

Work hard, play harder

Me on a business trip, can you believe it?

Since my first overseas trip in 2010, I made this uhm, resolution to take at least one overseas trip every year. In November, I was invited to come and speak at BlogFest Asia 2012, in Siem Reap, Cambodia. Visiting Cambodia especially Angkor Wat has been on my bucket list for so long and I was extremely happy it finally happened last year. The most important thing, I was finally able to meet some of fellow members of South East Asia Social Network (SEASONed) there and had a great time together. You can find my writings about my Cambodia trip here and there (on my travel blog).

 

With some BlogFest Asia participants

I decided to start blogging in English after the event. Yeah, I know my English is not that good as you may find grammar mistakes here and there. But it’s part of the learning, no? Most of my fellow Asian bloggers aren’t English native speakers as well (just like me) but they manage to blog in English. 😉

So what would I do in 2013?

I don’t feel like making some new ambitious resolutions for this year. Well maybe I’ll make some later.. Things that came in mind as I write this post are: better time management (so I don’t have to work on weekend), spend more time for blogging (as I’ve been abandoning my blogs for months), register myself at a fitness club (I don’t think I can make it though), take at least one overseas trip (I’m thinking about Vietnam or Philippines) and have a better love personal life.

How ’bout you? What’s your new year resolution? Any particular dreams to achieve? 😀

Hello from Siem Reap, Cambodia!

It feels great when you finally able to visit the places you’ve been dreaming of. You know, Angkor Wat has been on my bucket list for years, then the invitation came last month. So here I am now, enjoying my days in Cambodia and keep thanking God for making my dream came true.

As I mentioned before on my previous post, I came to Cambodia to attend this lovely BlogFest Asia 2012. The commitee asked me to co-host a breakout session titled Self Publishing via Blog along with a passionate Cambodian girl. The session has been held yesterday.

Terpisah dari kegiatan-kegiatan serius seperti diskusi dan kelas dengan bermacam topik menarik, saya dan para peserta lainnya juga menikmati kunjungan ke Siem Reap ini sebagai liburan. Yeah, saya sudah berencana sejak beberapa bulan lalu untuk mengambil cuti dan pergi ke luar negeri. Nggak jauh-jauh sih, negara Southeast Asia aja palingan. But then the invitation came, dan rasanya seperti keruntuhan durian menikmati durian jatuh karena akhirnya saya mendapat kesempatan untuk menikmati akhir pekan di Cambodia bersama teman-teman yang menyenangkan.

Angkor Wat – BW

New friends from BlogFest Asia!

 

Siem Reap itu menyenangkan. Sungguh. Kami pergi ke Angkot Wat dan beberapa candi lainnya. Kami naik tuk tuk dan berhitung tentang dollar atau riel yang harus bayarkan. Kami bertemu dengan banyak teman baru dari Cambodia dan negara-negara lainnya. Kami pergi ke Pub Street setiap malam dan menikmati dinner di tempat berbeda setiap kali. Well The Blue Pumpkin cafe is an exception,  but I’ll tell you about it later maybe on my travel blog.

I really enjoy my time in Siem Reap. I do. It’s like I want to spend  the rest of the week here.

Tapi saya harus tetap terkoneksi dengan banyak pihak di Indonesia, terutama keluarga. Thank God nggak ada masalah berarti tentang koneksi sejak di Phnom Penh sampai di Siem Reap hingga kini. Operator yang saya pake, XL, punya program XL1Tariff sehingga country hoppers bisa menikmati layanannya di negara lain dengan satu tarif ringan dan hassle free. Sejak tiba di Phnom Penh, saya memilih jaringan Hello Axiata dan langsung nyambung ke telepon, SMS dan mobile internet seperti biasa. Koneksi wifi di venue yang lambat juga akhirnya diakali dengan tethering koneksi HP ke laptop. Info lebih lengkap tentang layanan XL1Tariff bisa didapat di sini.

Berkat browsing untuk mencari info mengenai layanan ini pula saya jadi tau ada kompetisi Facebook XL One Tariff di XL Rame berhadiah liburan ke luar negeri: Thailand, Jepang dan Perancis. Dahsyat. Mungkin kali ini saya beruntung lagi memenangkan perjalanan gratis ke luar negeri. Kompetisinya hanya sampai 11 November 2012, so I’d better get hurrryyyy..

Tetap terkoneksi bukan berarti saya nggak menikmati kegiatan di sini. Beberapa hari di Siem Reap nggak cukup untuk mengunjungi tempat-tempat menariknya, jalan-jalan sama blogger-blogger gokil dari Filipina atau nyobain makanan lokal Khmer yang cantik-cantik penyajiannya. Tapi dengan padatnya kegiatan, kami mesti pintar-pintar mengatur waktu untuk bisa melakukan ini itu.

Seperti sekarang, saya harus segera bersiap untuk jalan-jalan berikutnya. Yuhuuu! See you on my next posts!

Balon Udara di Relaunch Timberland Watches

Sejak membaca tulisan Trinity tentang pengalamannya naik balon udara di Turki, saya juga jadi ingin merasakan pengalaman yang sama. Melihat dari atas ketinggian di balon udara dan merasakan angin di atas sana. Gimana ya rasanya?

Maka ketika mendapat undangan meet-up & dinner dari Timberland Watches bersama para penyuka traveling lainnya, saya nggak mikir dua kali. Karena ada hot air balloon yang bisa dinaiki, yippiiee!!

Datanglah saya ke Central Park dan bertemu dengan @absolutraia @qronoz @trinitytraveler @rahneputri @timmarbun @newsplatter @vehandojo @amrazing dan @rayafahreza. Sebagian di antaranya udah pernah ketemu sebelumnya. Teman-teman lain juga merasakan hal yg sama, nggak sabar untuk naik balon udara!

Hot air balloon ini rupanya sengaja dihadirkan dalam rangka re-launchnya Timberland Watches di Indonesia. Brand ini sebenarnya sudah sejak dulu hadir di Indonesia, kali ini ingin meneguhkan diri sebagai penyedia fashion watches bertema outdoor dan memperkenalkan koleksi baru Spring dan Summer yang bisa dilihat di fan page Watch Studio, distributornya di Indonesia.

Eventho for me in Jakarta everyday feels like summer. Haha!

Anywho, dari meet-up ini juga saya jadi tau bahwa brand asal US ini punya seri yang cocok buat jadi teman beraktivitas di luar ruangan. Desainnya sporty, beberapa di antaranya unisex alias cocok dipake baik cowok maupun cewek. Pilih aja sesuai desain, kebutuhan dan budget hehehe.

Meskipun masuk ke keluarga fashion watches, jam tangan Timberland ini punya sejumlah seri yang bisa digunakan dalam situasi berbeda bergantung pada water resistance-nya yang berbeda, yaitu 3 ATM, 5 ATM sampai 10 ATM. Seri jam dengan 3 ATM bisa tahan percikan air seperti saat cuci muka atau kehujanan dan jam dengan 10 ATM bisa digunakan untuk berenang dan snorkeling. Lebih jauh mengenai water résistance bisa dibaca di artikel ini.

Dari seri jam tangan yang dipajang dalam booth-booth kayu seputar Tribeca Park, saya suka pada seri yg bertali karet. Ringan di pergelangan dan nggak khawatir talinya jadi bau kalau suka keringetan :mrgreen:

Kembali ke si balon raksasa, ternyata karena angin yg bertiup dengan dahsyat malam itu, balonnya tidak jadi mengudara. Namun kami semua terhibur dengan musik, trail bike competition dan obrolan yang menyenangkan di sana. Mungkin lain kali bisa dapat kesempatan naik balon udara. Semoga!

Bloggers Meet up

@qronoz Siap Loncat

Koleksi yg ini simple

Timberland Watches

The Angels Percussion

Catatan dari “Travel Tips & Trick” Talkshow

Siapa traveler Indonesia yang nggak kenal Trinity Traveler dan Nadine Chandrawinata? Gimana kalau mereka berbagi cerita dan tips soal traveling di satu forum yang sama? Lalu, apa saja tips-tips mereka untuk traveler perempuan, solo traveler dan cara menjaga kesehatan saat bepergian?

 

Nadine, Trinity & Ary Kirana

 

Seperti biasa, Trinity menekankan riset sebelum merencanakan perjalanan. Salah satu rekomendasinya adalah Thorn Tree Travel Forum dari Lonely Planet. Di tempat tujuan, gali info mengenai kebiasaan masyarakat setempat, bisa ke resepsionis hotel, supir taksi, dll. Info dari penduduk lokal paling akurat.

Riset sebelum bepergian juga bisa meminimalisir terjadinya kesulitan di tempat tujuan. Nadine menyatakan bahwa tantangan traveling di Indonesia adalah kurangnya informasi yang update. Kadang di website tidak ada. Jadwal penerbangan yang bisa berubah sewaktu-waktu juga bisa dihadapi para traveler di Indonesia.

Berbagai ketidakpastian yang bisa dihadapi di perjalanan menuntut traveler untuk fleksibel. Gerak cepat agar liburan tidak terbuang percuma.

Trinity dikenal suka bepergian dalam waktu yang lama, tapi kayaknya jarang sakit ya? Ini tips-tips darinya:

  • Jaga kesehatan sehari-hari. Trinity terbiasa ngegym saat sedang di Jakarta.
  • Saat traveling, vitamin jadi hal yang wajib dibawa.
  • Makan makanan yang dimasak saat itu juga (yang panas). Bila ragu pada makanan mentah/makanan pinggir jalan, hindari saja daripada sakit.
  • Time management itu penting. Jangan sampai terlalu excited sampai kurang tidur dan malah cranky keesokan harinya. :mrgreen:
  • Selalu relax. Nadine secara khusus menekankan untuk selalu berpikiran positif. Menulis & melihat foto bisa membantu untuk relax & menghindari pikiran negatif.

Saat keluar negeri, Trinity dan Nadine rupanya punya kebiasaan yang sama: bawa uang rupiah untuk dijadikan souvenir! Uang Rp.5.000,- pun jadi, buat orang asing bisa dikira nilainya gede. :mrgreen: Selain murah, ini juga bagus untuk memperkenalkan Indonesia. Nadine juga sering membawa potongan kain, batik & kaos untuk memperkenalkan Indonesia. Menurutnya, ini penting agar orang asing tidak terus-terusan mengira Indonesia adalah bagian dari Bali. Saat traveling, Nadine seringkali membawa misi penyuluhan mengenai pelestarian alam Indonesia.

Tips-tips menjaga keamanan selama traveling:

  • Jangan gunakan perhiasan mencolok
  • Jangan sengaja bepergian ke tempat yang jelas tidak aman
  • Ikuti insting. Saat sebuah tempat dirasa sepi/gelap sehingga nggak aman, tinggalin aja!
  • Jangan terlihat seperti orang bingung dengan membuka peta di tengah jalan. Lebih baik bertanya pada “orang bener” misalnya polisi dan resepsionis.
  • Letakkan uang tunai di tempat-tempat berbeda: tas, sepatu, kantong-kantong tas
  • Jangan sering-sering gunakan kamera atau ponsel bagus di keramaian
  • Untuk perempuan, kesan maskulin biasanya membuat orang jadi lebih segan
  • Saat ke luar negeri, bawa stok uang dollar AS agar lebih gampang menukarnya

Untuk traveler dengan budget terbatas seperti saya ini *ihik ihik*, ada tips-tips lain juga:

  • Cobalah bepergian ke negara-negara tetangga dulu, misalnya ke Vietnam yang biaya hidupnya (ternyata) lebih murah daripada Jakarta
  • Sering-sering berburu tiket promo dari maskapai
  • Biasakan naik kendaraan umum, lebih murah
  • Jangan membawa terlalu banyak barang. Travel light, lebih irit & nggak melelahkan

Nadine yang terlihat gahar rupanya sangat menjaga kebersihan. Tips-tipsnya seputar kebersihan:

  • Bawa botol minum sendiri, lebih bersih & irit
  • Bawa sendok garpu sendiri
  • Bawa sleeping bag sendiri. Milik Nadine adalah selendang yang dijahit sendiri & dipakai layaknya kepompong. Fungsinya sebagai alas & mencegah gatal-gatal misalnya kebagian seprei/kasur yang kurang bersih

Masih banyak tips-tips lainnya yang bisa saya tambahkan belakangan (kalau ingat). Saya juga datang ke talkshow Travel with Style di sore harinya. Nanti deh dibuat tulisannya juga.

 

Tentang BCA Anniversary Week

Saya beruntung mendapat info adanya talkshow Travel Tips & Trick yang menghadirkan kedua traveler ternama tersebut. Talkshow ini adalah bagian dari BCA Anniversary Week di East Mall Grand Indonesia (21-26 Februari 2012). Tiap hari ada rangkaian acara dengan tema berbeda mulai jam 12.00 WIB -21.00 WIB. Kebetulan kemarin temanya adalah Travel Solution dan saya bisa datang ke tiga talkshow menarik!

Selain talkshow, dance & music performance, para pemenang Kartu BCA juga bisa mengikuti Hot Offers yaitu harga khusus untuk barang-barang seperti iPod, iPad, kamera, tiket pesawat, dll. Detail Hot Offers bisa dibaca di sini. BCA Anniversary Week berlangsung sampai Minggu 26 Februari 2012, cek jadwal lengkapnya di sini.

Untuk kamu yang masih remaja seperti saya (sampai usia 25 tahun), bisa ikutan game #XPresiRace dengan hadiah BCA Flazz senilai Rp.550.000,- lho! Banyak banget benefit untuk nasabah BCA yang datang di event ini ya.. Sampai ketemu di sana!

Bonus Foto

 

Sandhy Sondoro nih

Cerita & Gratisan dari Java Jazz 2011

 

CD Bertandatangan Artis!

Terhitung sebulan (lebih) sejak update tentang inginnya saya datang ke AXIS Java Jazz Festival di awal Maret lalu. Hasilnya? Nggak cuma datang (secara gratis), saya jg dapet tandatangan Corinne Bailey Rae & ikut meet n’ greet Sandhy Sondoro! Yaaayy!!

Bagai dapet durian runtuh, saya dan gratisan emang nggak jauh-jauh. Nggak disangka nggak diduga, tiket terusan gratis ke AXIS Java Jazz saya dapetin juga! Hahaha! Terima kasih kepada panitia AXIS Java Jazz yang berbaik hati ngasih kebahagiaan ini. :kiss:

Jadilah pada akhirnya saya bisa bernyanyi bersama Corinne Bailey Rae, meski dalam keadaan terjepit di tengah belantara penonton. Tetap bisa melihat penampilannya dengan jelas.. dari layar besar di kiri kanan panggung *sigh*. Kabarnya, penjualan resmi CD lagunya hanya sekitar 500-an keping di Indonesia. Namun, nyatanya lebih dari seribu orang kali yang malam itu bisa menyanyikan lagu-lagunya. This is, my friend, what I call as the power of online file sharing. This is, my friend, the power of MP3 bajakan.

Mungkin Corinne tidak datang dengan ekspektasi yang tinggi terhadap penikmat musiknya di Indonesia. Mungkin Corinne tidak menyangka bahwa banyak juga orang Indonesia yang menyimpan lagu-lagunya di music player mereka. Bisa jadi dia sudah diberitahu jumlah penjualan CD-nya di Indonesia yang tidak mencapai ribuan. Tapi saya yakin dia terkejut melihat antusiasme saya dan ribuan penonton lain yang memadati shownya. Continue reading…

Nyanyian Cinta Corinne Bailey Rae

Corinne Bailey Rae

Awalnya adalah chatting dengan Chie, si penggemar musik-musik Jepang & jazz itu, sekitar dua tahunan lalu. Suatu kali dia cerita sedang nyetel lagu dari Corinne Bailey Rae, penyanyi yang nggak saya tahu. Siapa itu? Saat pertama kali mendownload lagunya, saya hanya berharap bukan musik sebangsa L’arc-en-Ciel :mrgreen:

Lalu saya pun jatuh hati.

Bukan kepada Chie, tapi kepada lagu-lagu Corinne Bailey Rae. :mrgreen: Suaranya merdu mendayu-dayu, musiknya yang ramah di telinga dan lirik yang indah dan sederhana. Setelah mendapatkan musik sealbum pertamanya, langsung saja lagu-lagunya nangkring di playlist. Biasanya jadi teman ketika saya sedang menulis.

Lagu-lagu dari albumnya yang berjudul “The Sea” inilah yang menemani saya dalam perjalanan panjang San Francisco – Tokyo tahun lalu. Biasanya saya suka pada lagu-lagu tanpa merasa perlu cari tahu profil atau kisah pribadi penyanyinya. Namun lamanya perjalanan saat itu “memaksa” saya membaca cerita seputar album dan lagu-lagunya yang tersedia di In-Flight Entertainment United Airlines. Album yang ini keluar setelah dia sempat vakum karena berduka pasca kematian suaminya, Jason Rae. Sebelum itu, Bailey Rae kehilangan kakeknya karena sebuah kecelakaan. Lalu keluarlah album The Sea, dengan lagu-lagunya yang berisi kesedihan, harapan, kehilangan dan cinta.

Continue reading…