film 2012

2012, Bukan Film Kiamat?

Sebagai penyuka film dengan efek visual yang dahsyat, saya sudah merencanakan untuk menonton film ini sejak jauh hari. Cuplikan-cuplikan dalam trailernya memang menarik mata, membuat tak sabar ingin menonton kehancuran bumi dalam imajinasi sang sutradara. Soal cerita? Ah spoilernya sudah beredar sejak lama kok, jadi cukuplah niatnya memanjakan mata saja. πŸ˜€ Gambarannya sudah terbayang, pesta efek visual yang bombastis dan memesona.

Awalnya saya tak menyangka, bahwa sampai muncul seruan penolakan menonton film ini. Ya yang sempet heboh beberapa hari lalu itu, MUI Malang mengharamkan bila memercayai hal kiamat seperti yang disampaikan dalam film. Itu kan kalau percaya.. kalau cuma pingin liat kecanggihan teknologi film boleh doms ah.. 😈 Lucunya, menurut saya larangan ini justru semakin mempopulerkan film ini. Media massa dan blog-blog personal rame-rame mengulas di sana sini.

Entah ada hubungannya dengan (promosi) film ini atau tidak, sampai-sampai infotainment di TV pun membahas isu kiamat dan pendapat (plus persiapan) para artis. Beberapa topiknya terdengar maksa (mungkin kebagian kue promosi :mrgreen: ) dan seakan nggak ada topik lain. Gimana nggak, lah ada artis yang β€œdituduh” buru-buru nikah karena takut keburu kiamat. πŸ™„ Continue reading…