Langkah Pertama di Amerika
Sesuai rencana, saya akan menurunkan tulisan berseri mengenai perjalanan ke Amerika Serikat. Judul-judul tulisan yang termasuk serial ini akan ditulis di halaman ini. Oleh-olehnya mana? Namanya juga blogger, ya oleh-olehnya tulisan dan foto-foto dong.. *** I will publish several posts about our trip to United States. As you may know, I’ve stayed there for three...
Menjadi Partisipan IVLP 2010
*membersihkan sarang laba-laba di blog ini* Ready or not.. America, here I come! Dulu, saya cenderung untuk menyimpan cita-cita saya di dalam hati. Tak merasa perlu untuk berbagi, cukuplah untuk diri sendiri. Sehingga bila cita-citu, entah bagaimana, tidak tercapai tak perlu banyak orang yang tahu. Sampai suatu ketika, ucapan spontan saya tentang keinginan untuk keliling...
Perda Rokok, Sejauh Apa?
Pelarangan merokok di tempat umum sudah dimulai di beberapa tempat di Jakarta. Sudah basi? Memang, karena peraturan ini mestinya sudah aktif sejak tiga tahun lalu. Seperti banyak peraturan lainnya di negeri ini, seringkali heboh di awal penetapan, lalu terlupa beberapa tahun kemudian. Peraturannya galak, tapi penerapannya tak bergigi. Nonadita: bukannya pelarangan merokok di tempat umum...
Yogyakarta dan Cinta yang Baru Dimulai
Seminggu yang lalu, saya berakhir pekan di Yogyakarta. Inilah kali pertama saya menginjakkan kaki di bekas ibukota negara Indonesia tersebut. Selama beberapa waktu sebelumnya, empat kali saya berkesempatan pergi ke sana, namun selalu ada hal yang membuatnya tidak jadi. Ketika akhirnya kesempatan itu datang lagi, tak tergambarkan bagaimana senangnya di hati. Ah Yogyakarta, gambaran tentangnya...
Bakiak, Untuk Ibadah Sampai Hukuman
Selepas sholat, saya malah tertarik memotret sekumpulan bakiak yang saya temukan pada musholla di sebuah gedung di Jakarta. Sudah lama juga saya nggak memakai bakiak untuk pergi wudhu, sekarang ini banyak musholla yang memilih sandal jepit sebagai pengganti bakiak. Bakiak, alas kaki yang berbahan kayu dan sobekan karet ban bekas. Kayu yang dipake juga umumnya...
Itu Bukan Iklan Rokok
Ini foto tentang apa yang tersisa dari Hari Tanpa Tembakau Sedunia, tanggal 31 Mei lalu. Pada hari itu, rupanya Pemerintah Kota Bogor menunjukkan partisipasinya dengan cara memasang reklame yang menyatakan pelarangan penayangan SEMUA iklan rokok. Reklame yang berupa banner-banner ini dipasang di beberapa titik utama Kota Bogor, yaitu: Air Mancur, perempatan Warung Jambu dan jalan...
YUCAVRI, Fiktif atau Eksis?
3 Desember 2007 Beberapa hari yang lalu, datang seorang pria ke kantor saya yang mungil itu. Dia bermaksud menjual kalender 2008. Kalendernya sih biasa aja, kalender besar yang digulung (model kalender gratisan dari toko emas di Pasar Anyar, Bogor) yang didominasi warna hijau army gitu. Gambarnya antara lain foto-foto lama Presiden Soekarno dan Jenderal Soedirman...
Kompensasi dari Emisi Asap Rokok
3 Desember 2007 Seiring dengan pelaksanaan Konferensi Perubahan Iklim yang sedang berlangsung saat ini di Bali, topik pasar karbon semakin ramai saja dibicarakan. Ah ya, bagus juga kan kalau negara-negara produsen emisi dalam jumlah besar bisa memberikan kompensasi terhadap negara-negara lain yang kebagian sial “menghisap” emisinya dan kebagian ruginya ozon yang makin berlubang. Hitung-hitung hal...
Poligaminya Aa Gym
Poligaminya Aa Gym adalah suatu bukti bahwa dia manusia biasa, yang berarti kita tidak bisa berharap terlalu banyak padanya. Poligaminya Aa Gym menggelitik benak kita untuk lebih bijak menyikapi urusan orang yang jelas-jelas bukan urusan kita. Poligaminya Aa Gym tentu saja menjadi topic of the month di dunia pecinta gosip!!Dua hari ini saja, beragam komentar...
Putih
Hari ini saya melihat satu lagi iklan baru produk kosmetika pemutih kulit. Produk ini (Skin Care, maaf karena telah menyebut merek) menggunakan pakem yang sama dengan sebagian besar iklan produk pemutih kulit lainnya. Dikisahkan si wanita kecewa karena gebetannya tidak meliriknya dan membuatnya beranggapan warna kulitnya yang gelap sebagai penyebabnya. Kemudian mulailah dia melakukan perjuangan:...






Recent Comments