microsoft unlimited potential

Nico: Pemuda Yogya yang Berjaya

A winner is someone who recognizes his God-given talents, works his tail off to develop them into skills, and uses these skills to accomplish his goals.Larry Bird

Nico BS 2010Penilaian salah satu kompetisi blog terbesar di Indonesia saat ini telah selesai. Para juri sepakat menobatkan Nico Wijaya, pemuda sukses dari Kota Gudeg itu, sebagai peraih Microsoft Bloggership Award 2010! Nico menang karena tak hanya bisa menulis dengan cerdas, namun juga karena beraksi nyata di komunitas. Ya, teman kita itu memang layak jadi juara.

Tentu ini bukan klimaksnya, juga bukan akhir dari sebuah hajatan, karena perjalanan Nico baru akan dimulai. Sejumlah tempat menanti untuk disinggahi, sejumlah pengalaman tentunya kemudian akan dibagi. Dan kita sebagai pembacanya, siaplah menjadi saksi tumbuhnya berbagai cerita menarik, ide segar dan opini.

Nico memang penuh semangat & senang belajar hal baru. Inilah yang saya lihat darinya ketika dia ikut dalam kunjungan saya ke Jawa Tengah untuk Microsoft Bloggership tahun lalu. Nggak semua orang tertarik untuk ikut jalan ke pelosok desa, bertemu dengan orang-orang baru & berbagi cerita yang didapatnya. Tapi di tengah kesibukannya kala itu, dia mau bergabung dengan antusias. Hai Nico, butuh teman jalan-jalan nggak kali ini? “wink-wink” :mrgreen:

Continue reading…

Microsoft Bloggership 2010, Ayo Ikut!

Microsoft Bloggership 2009 - Nonadita

Microsoft Bloggership 2009 - Nonadita

Hampir setahun yang lalu, hari-hari ini adalah saat ketika saya memutuskan mendaftar seleksi Microsoft Bloggership Award 2009. Muncul sebersit rasa ragu apakah ada peluang untuk bisa maju? Selebihnya saya merasa tertantang dan bersemangat, melihat program ini sebagai kesempatan belajar banyak dan ajang untuk berkreasi lebih baik lagi. Saya pun mensyukuri keputusan mendaftar yang saya ambil saat itu, tak pelak adalah salah satu keputusan terbaik saya.

Ketika pemenang Microsoft Bloggership 2009 diumumkan, rasa ragu, senang dan tak percaya menjadi satu. Tentu, karena nggak ada semacam role model atau panduan apa yang harus saya lakukan. Semua dipelajari lewat internet dan diskusi-diskusi dengan teman-teman dari Microsoft Indonesia. Darinya saya mendapat banyak pengetahuan dan semangat baru.

Continue reading…

Internet plus Salak, Berbuah Keripik

Ke Sibetan, KarangasemRoad to Desa Sibetan
Butuh waktu perjalanan sekitar 2 jam dari Denpasar menuju lokasi tujuan kami pada hari itu. Perjalanan merentang dari panasnya Kuta sampai ke sejuknya Sibetan, Kabupaten Karangasem, Bali. Desa Adat Sibetan, tujuan kami kali itu memang terletak di dataran tinggi, 500-600 mdpl membuatnya cocok ditanami tanaman perkebunan. Tak heran bila desa ini menjadi wilayah penghasil salak Bali yang sangat dikenal.

Jalanan menuju Sibetan naik turun dan berkelok-kelok, beberapa titiknya mengingatkan saya pada jalur Puncak, Bogor. Bedanya adalah kiri kanan jalan utama di sana berhias tanaman salak. Kabarnya memang sebagian besar penduduk desa ini merupakan petani buah bersisik tersebut.

Bukan tanpa alasan saya melakukan perjalanan jauh tersebut. Ada hal yang menarik minat saya dan Mbak Yusi di sana. Tak hanya kesempatan untuk melihat kebun salak Bali dan sudut Bali yang jauh dari keramaian turis yang menunggu kami di Sibetan. Ada cerita tentang keberhasilan sebuah kelompok tani meningkatkan taraf hidupnya berkat keinginan untuk mengenal teknologi.

CTC Werdhi Guna, Teknologi untuk Membantu Petani
Namanya Werdhi Guna, adalah sebuah kelompok tani biasa tak beda dengan kelompok lainnya. Menanam salak sebagai komoditas utama untuk kemudian menjualnya ke pasar yang tersedia di sana. Namun, harga yang seringkali jatuh pada saat panen raya membuat mereka harus memutar otak untuk menjaga roda usaha tetap berjalan. Mengolah salak menjadi penganan menjadi opsi terbaik saat itu. Namun, tiadanya keterampilan, modal usaha dan pasar menjadi hambatan yang dihadapi. 🙄 Klise memang.

Belajar menggunakan komputer di CTCSampai pada tahun 2007, Kalimajari, sebuah LSM dari Denpasar bermitra dengan Formasi Indonesia yang didukung penuh oleh Microsoft Indonesia bekerjasama menjadikan Werdhi Guna kelompok yang lebih berdaya. Suntikan keterampilan dan dukungan teknologi jadi solusi. Maka di akhir 2007, Werdhi Guna menjadi salah satu Community Technology Center (CTC) untuk para petani dan keluarganya. Ada pelatihan komputer dan internet gratis untuk mendukung aktivitas para petani dan kegiatan belajar anak-anaknya. Persis di sebelah dapur pembuatan keripik buah-buahan. Continue reading…