nonadita

Rocks on PC Plus 357!

Rocks!

Rocks!

Yay, masuk koran lagi! :mrgreen:

Beberapa minggu yang lalu, saya dihubungi Keshie (wartawan tabloid PC Plus) untuk sebuah wawancara. Rupanya PC Plus tertarik mewawancara saya terkait prestasi-prestasi yang diterima, saat itu blog ini baru menjadi finalis The BOBs Award 2010.

Hasil wawancara tersebut lalu dimuat di rubrik Who Rocks? PC Plus edisi 357 3-26 April 2010. Seperti biasa, obrolan dimulai dengan menanyakan sejarah dan minat ngeblog. Lalu saya diminta memberikan tips bagaimana supaya konsisten ngeblog. Padahal saya sendiri  juga sekarang jadi fakir postingan. :mrgreen: Continue reading…

Nonadita – Finalis The BOBs Award 2010

The BOBs Award 2010Another miracle  from blog!

Beberapa hari lalu, saya mendapat kejutan menyenangkan. Blog saya menjadi salah satu finalis Best Weblogs Bahasa Indonesia pada The BOBs Award 2010. The BOBs adalah kompetisi blog bertaraf internasional yang diadakan Deutsche Welle dengan banyak kategori dan diperuntukkan untuk blog dengan bermacam bahasa.

Masuknya blog nonadita sebagai salah satu finalis menjadi anugrah lain lagi dari aktivitas ngeblog yang saya sukai. Saya jadi semakin mensyukuri datangnya keajaiban-keajaiban yang mengikuti kegiatan berbagi ini. Nggak nyangka gitu, berawal dari sekedar menulis cerita sehari-hari bisa berbuah nominasi di kompetisi bergengsi. Alhamdulillah… makin semangat untuk terus menulis dan berbagi, nggak rugi  :mrgreen:

Voting untuk pemenang pilihan user akan berlangsung hingga 14 April 2010. Bila berkenan, mohon dukungannya untuk blog Nonadita – Enjoy this Life ini yaa.. Dukungan bisa diberikan di halaman voting The BOBs Award 2010, silakan cari Best Weblogs Bahasa Indonesia (kategori ke-5 dari bawah). Pada sidebar kanan, pilih blog berjudul Enjoy this Life. Setelah detail blog ini muncul, centang Voting untuk Blog Ini. Jangan lupa isikan nama, email  & angka captcha pada sudut kiri bawah halaman dan Submit. Continue reading…

Inspirasi.Net – Ollie

Inspirasi.Net - review nonaditaKeren dan sungguh informatif!

Well, what can i say? Ollie membuat saya jatuh cinta lagi untuk yang kesekian kalinya pada sebuah media bernama internet.

Dalam e-book ini, Ollie menjelaskan tahapan-tahapan yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan internet sebagai sumber riset kita dalam menulis buku. Tak hanya menunjukkan tahapan caranya, tapi Ollie juga memberi daftar sumber-sumber yang sungguh membantu pekerjaan riset tersebut.

Seperti halnya membuat tulisan ilmiah, tulisan fiksi juga membutuhkan riset yang bisa jadi sama melelahkannya. Bagaimana membuat agar cerita fiksi kita bisa terasa dekat dengan dunia nyata? Bagaimana memperkaya karakter tokoh cerita? Bagaimana cara mengetahui kehidupan orang Eropa tanpa kita harus ke sana? Yakinlah, e-book ini menuntun riset mengenai hal-hal tersebut jadi lebih mudah.

Banyak hal dalam riset melalui internet yang dijelaskan secara gamblang di buku ini. Continue reading…

2012, Bukan Film Kiamat?

Sebagai penyuka film dengan efek visual yang dahsyat, saya sudah merencanakan untuk menonton film ini sejak jauh hari. Cuplikan-cuplikan dalam trailernya memang menarik mata, membuat tak sabar ingin menonton kehancuran bumi dalam imajinasi sang sutradara. Soal cerita? Ah spoilernya sudah beredar sejak lama kok, jadi cukuplah niatnya memanjakan mata saja. 😀 Gambarannya sudah terbayang, pesta efek visual yang bombastis dan memesona.

Awalnya saya tak menyangka, bahwa sampai muncul seruan penolakan menonton film ini. Ya yang sempet heboh beberapa hari lalu itu, MUI Malang mengharamkan bila memercayai hal kiamat seperti yang disampaikan dalam film. Itu kan kalau percaya.. kalau cuma pingin liat kecanggihan teknologi film boleh doms ah.. 😈 Lucunya, menurut saya larangan ini justru semakin mempopulerkan film ini. Media massa dan blog-blog personal rame-rame mengulas di sana sini.

Entah ada hubungannya dengan (promosi) film ini atau tidak, sampai-sampai infotainment di TV pun membahas isu kiamat dan pendapat (plus persiapan) para artis. Beberapa topiknya terdengar maksa (mungkin kebagian kue promosi :mrgreen: ) dan seakan nggak ada topik lain. Gimana nggak, lah ada artis yang “dituduh” buru-buru nikah karena takut keburu kiamat. 🙄 Continue reading…

Nonadita di Majalah Gogirl

Gogirl edisi November 2009 - Nonadita

Gogirl edisi November 2009

Bulan lalu, saya dihubungi Dwi Septika dari majalah Gogirl. Untuk edisi khusus internet di bulan November 2009, Gogirl berniat mengangkat kisah saya ngeblog di salah satu rubriknya.

Teman: Kok bisa? Gogirl kan majalah ABG, nan..
Nonadita: Lalu? Emang gw bukannya masih ABG?
Teman: …….

Maka jadilah saya diwawancara & menjalani sesi pemotretan di studio layaknya fotomodel majalah profesional lainnya. Emaaakk… Alhamdulillah akhirnya anakmu ngerasain jadi fotomodel jugaa! :mrgreen:

Continue reading…

Belajar Seru Bersama MultiPoint

ungaran-2.jpgPada kunjungan ke Yogya beberapa waktu lalu, saya berkesempatan melihat penerapan teknologi MultiPoint di beberapa sekolah dasar di sana. Exciting, of course. Sebelum kunjungan ke Yogya, saya sudah mendengar gambaran mengenai teknologi ini dan bagaimana pemanfaatannya dalam kegiatan belajar di sekolah.

Saat ini, MultiPoint telah diterapkan pada empat sekolah di Yogyakarta yaitu: SD Ungaran 2, SD Muhammadiyah Sapen, SD Muhammadiyah Condong Catur dan SD Serayu. Keempat sekolah ini menjadi lokasi penerapan yang pertama di Indonesia.

Anda mungkin bertanya-tanya seperti apa bentuknya. MultiPoint adalah teknologi yang bertujuan memperkecil rasio antara siswa dan komputer plus membuat suasana belajar lebih menyenangkan. Dengan demikian, satu kelas hanya membutuhkan satu set komputer yang terhubung dengan (maksimal) 40 tetikus dan proyektor untuk menampilkan materi pelajaran ke layar/dinding.

Setiap siswa bisa menggunakan tetikusnyanya masing-masing sehingga pengajaran bisa berlangsung secara interaktif. Masing-masing tetikus ini mempunyai pointer sendiri berbentuk icon-icon yang lucu dan nama masing-masing siswa. Tidak perlu antre untuk mengklik pilihan jawaban, karena setiap klik masuk ke “account”-nya sendiri.

Teknologi ini memungkinkan guru menciptakan bahan pengajaran yang menarik. Semacam slide power point, tapi lebih interaktif berkat aplikasi Mouse Mischief (dulunya Mighty Mice). Mouse Mischief ini dilengkapi dengan template yang memudahkan guru membuat materi pengajaran. Keluarannya apa? Bayangkan guru menampilkan materi pengajaran (bisa berupa teks, gambar dan video) menggunakan slide yang diproyeksikan ke layar, lalu para siswa bisa “menyentuh” dan menjawab pertanyaan dengan tetikusnya masing-masing.

Prakteknya, MultiPoint memungkinkan seluruh siswa ikut ambil bagian dalam proses belajar & berinteraksi tanpa harus menunggu giliran. Tak usah berebut lagi, karena semua bisa kebagian. Guru bisa menayangkan soal ujian, siswa meng-klik jawaban lalu score-nya diketahui beberapa detik kemudian. Menyenangkan!

Apakah kemudian fungsi lab komputer jadi tergantikan? Continue reading…