nonadita

Kala Celotehan Jadi Pilihan

Nonadita Blog Pilihan

Dagdigdug kembali ngasih kejutan
Dulu sajakku masuk Comotan
Lalu ‘ku diberi kaos gratisan
Eh, sekarang jadi Blog Pilihan

*tersipu-sipu*

Semoga sajak di atas tak dianggap postingan nyasar. Hehehe.. pan ini blog sayah juga! Ya, ini nonadita yang sama dengan nonadita yang suka berkicau di ND6C itu.
Rabu lalu saya dikejutkan penampilan baru halaman depan dagdigdug (3D). Weehh… ada nama dan skrinsyut blog saya di sana! Saya kaget, karena ngga ada pemberitahuan sebelumnya. Saya senang, karena blog saya masih disuka.
Saya terharu tersipu malu-malu seperti ulat bulu kala membaca ini:

Bagaimana membuat blog yang unik? Mampir dan lihatlah ke blog Nona Dita. Blog ini bukan hanya berbeda dari kebanyakan jurnal daring (online), melainkan juga inspiratif.

Continue reading…

Bersajak-sajak Dagdigdug, Souvenir Gratis Kemudian

Kemarin tepat dua minggu saya memulai posting di blog baru saya alias N6DC. Saat itu, saya belum memikirkan seperti apa konsep untuk blog yang baru dibangun tersebut. Besoknya, serangkaian kata seperti melompat keluar dari otak saya *pura-pura punya otak*, dan lucunya berupa kalimat berima. Lalu saya putuskan, baiklah blog baru ini diisi dengan sajak-sajak ringkas saja.

Ternyata sajak-sajak ringkas ini bisa muncul secepat kilat. Seperti biji saga, ketika sudah matang melompat keluar dalam jumlah banyak. Seperti penyakit gatal, bikin nagih untuk menggaruk lagi, melihat lagi. Dan seperti virus pilek, menyebar dengan cepat, menginfeksi siapapun yang otaknya kesehatannya tak kuat. [Ah, lebay deh kamu!]
Continue reading…

Postingan Baru di Rumah Baru!

Grogi euy bikin postingan di rumah baru [kenapa juga harus grogi, aneh lu mah, nan!]. Jadi.. pada Senin 3 Maret 2008 lalu, lahir sebuah domain baru di rimba raya internet. Dalam sebuah konferensi YM, diadakan pemungutan suara untuk si bayi blog itu. Dari ratusan [eh?] nama yang masuk, dipilihlah nama nonadita(dot)com yang menurut mbilung, ehm, paling vintage.

Sekejap setelah itu, Gage segera men-cak nama domain itu supaya ngga keburu dipake orang lain [inget tragedi anandita(dot)com yang keburu diembat orang India huks]. Jadi, berkat peran Gage yang melahirkan domain ini dan mbilung yang memberikan nama bayi blog ini, bisa dibilang blog ini adalah anak mereka.

Hohoho…

Terus kenapakah Gage yang baik dan ngaku-ngaku mirip Obama mau-maunya support sedemikian rupa supaya blog saya dipindah ke rumah baru ini? Padahal blog saya selama inih kayanya cuma jadi pelampiasan ngabisin bandwith kantor. Ehm.. katanya supaya makin berani nulis. Itulah juga sebab kenapa nonadita berdesain simpel, supaya perhatian pengunjung terfokus ke membaca junk-junk postingan di sini *tersiput-siput malu*.

Moral postingan ini: Blogger yang suka pasang banyak widget = newbie!

Cuni in Style

Salah satu kucing saya sedang berpose, gayanya mirip cewek2 Baywatch di pinggir pantai.

Kucing ini namanya Cuni, nickname dari Cunihin (artinya: centil dalam Bahasa Sunda). Dia paling demen dibelai-belai dan digendong-gendong. Kalo dia digendong sama orang yang sudah akrab dengannya, secara otomatis tangannya (baca: kaki depan) merangkul leher atau pundak layaknya anak monyet yang sedang digendong. Kalau sudah akrab banget, dia suka cium-cium dagu kadang-kadang gigit hidung. Makanan kesukaannya Whiskas kering, tapi kalo lagi gaada ya tongkol juga dihabek dah..

He he… bener-bener Cunihin kaan??

Perasaan Ini

Yeah i know.

Rasanya tidak pada tempatnya (di blog yang berjudul Enjoy this Life), saya malah sering memposting tulisan-tulisan yang sama sekali tidak mencirikan that i’m enjoying my own life. Belakangan ini saya sering merasa nggak enak. Rasanya sering ada suara/kata hati yang berbunyi manakala saya hendak melakukan sesuatu.

Seperti dibisikkan bahwa saya akan mati sebentar lagi.

Saya merasa ada sedikit gangguan pada jiwa. Entah ini perasaan yang muncul karena dalam beberapa bulan ini saya beberapa kali berhubungan dengan peristiwa kematian (beberapa saudara di keluarga besar dan juga kucing-kucing di rumah saya), atau kenapa ya?

Saya jadi kurang ceria kalo bisikan ini muncul. Apa ini normal? Saya masih boleh hidup kan? Dosa saya masih banyak. Semoga saya diberi kesempatan untuk menjalani hidup yang lebih baik dari kemarin. Dan bisa mengurangi dosa-dosa yang dulu. Bantu saya ya.

What Mental Disorder Do You Have?

Baru mampir dari blognya Ahmad Simanjuntak, terus iseng isi kuis di sini. Kangen juga lama ngga ngisi kuis beginian. Dulu sih saya pernah demen isi-isi kuis di sini. Tapi jadi makin narsis rupaya. Tertarik mencoba juga?

 

What mental disorder do you have?

Your Result: OCD (Obsessive Compulsive Disorder)

 

You have odd obsessions that you cannot seem to control. You may even perform rituals to make you feel better. Counting and continuously obsessing over things happens frequently.

Manic Depressive

 

Paranoia

 

GAD (Generalized Anxiety Disorder)

 

ADD (Attention Deficit Disorder)

 

What mental disorder do you have?

Waduh.. ternyata hasilnya Obsessive Compulsive Disorder (OCD)! Nggak heran juga sih, kayaknya bibitnya memang sudah terasa dari dulu. Sejak kecil, saya punya kebiasaan menghitung benda-benda beraturan di sekitar saya. Mulai dari jumlah ventilasi di kelas, jumlah persegi pada atap kelas, sampai belang-belang pada baju orang yang duduk di depan saya di angkot. Hal ini dilakukan ketika saya sedang bengong, terjebak kemacetan, menunggu bakso dan di sela-sela pelajaran dari guru. Kalau ngga dilakukan, rasanya belum bisa konsentrasi pada hal lain.

Saya segera menyadari hal ini mengganggu. Setelah itu, setiap kali timbul keinginan menghitung sesuatu, saya paksakan membuka pembicaraan dengan orang lain. Atau nambah makanan. Atau membaca sesuatu. Setelah agak besar (tahun kemarin tepatnya), saya baru tahu ternyata kelainan ini bernama OCD. Nggak cuma saya, ternyata David Beckham juga penderita OCD.

Alhamdulillah, OCD ini nggak sampai parah. Kadang-kadang keinginan untuk menghitung ini masih suka muncul, jadi kalau saya terlihat bengong lalu berkonsentrasi pada suatu hal yang tampak beraturan, segera sadarkan yah? Bisa dengan ajak ngobrol, atau kasih uang. Heheheh……….