ulangtahun

Persekongkolan Pecas Ndahe

Ucapan dari Zam dan Nonadita

Apa yang terbayang dalam benak sampean ketika mendengar kata ulangtahun, Ki Sanak? Makan-makan? Pesta? Atau malah suasana prihatin karena THR yang belum juga turun? Apapun itu, mari kita rayakan ulangtahun Manusia Kursi Pesta Bloger 2008 yang jatuh pada hari ini.

Saya diberitahu mengenai ulangtahunnya beberapa hari lalu, oleh Paman Gombal nan budayawan itu. Paman yang selalu punya ide kreatif lantas mengajak saya dan teman-teman untuk bersama-sama menulis sebuah persembahan yang ditujukan padanya. Berupa suatu blog kolaboratif yang dikerjakan untuk mengenang masa hidup mengutarakan kesan kami dalam mengenal Ndoro. Sebuah persekongkolan suci atas nama cinta.

Saya kemudian menimbang-nimbang, apa untung dan ruginya buat saya? Apakah yang saya bisa tuliskan untuknya? Sebentuk unek-unek karena selama lima kali dalam bulan Juni 2008 menjadi korban gosipnya? Ah, tapi kemudian saya juga mensyukuri hasilnya meskipun waktu itu saya sempat mutung padanya.

Jadilah suatu blog lengas tiada tepermanai yang berisi bunga rampai cerita tentangnya. Continue reading…

Tengah Malam, Pertengahan Juli

Kukira dia lupa, atau tertidur kelelahan. Sampai pada 15 Juli 2008 jam 00.20 WIB saya menerima telepon:

Dia: Kamu kok belum tidur?
Nonadita: Mana bisa.. ini HP ngga berhenti-berhenti bunyi.
Dia: Ooh.. emang ada apa?
Nonadita: Entah. Padahal ini ‘kan jam tidurku. Malah pada neleponin. Huhuhu!

……….

Dia: Eh, kalo misalnya aku ada di sana, di depan rumah kamu gimana?
Nonadita: Ahahaha ‘ga mungkin lah!
Dia: Tapi kalau beneran aku ada di sana,di depan rumah kamu? Kamar kamu di atas ya?
Nonadita: Hah?! Becanda! Bo’ong kan?! Bo’ong ah.. Ngga mungkin.
Dia: Coba lihat keluar jendela..
Nonadita: Kamu pasti bohongin aku! Ngga mau ah!
Dia: Lihat dulu.

Lalu pada tembok kamar yang gelap, saya melihat ada sebentuk terang dari luar rumah.

Nonadita: Ah gila….

Kemudian yang ada hanya speechless, tidak sanggup berkata-kata. Tapi kayaknya ngga separah si Balibul, saya masih bisa tertawa-tawa. Bahagia atas pesta kejutan yang dibuat mereka. Tengah malam didatangi empat anggota boysband yang nyengir-nyengir. Tart penuh strawberry yang disodorkan oleh si cowok pengguna BlackBerry. Lima lilin kecil yang tak kunjung padam walaupun sudah ditiup berkali-kali (dan baru padam setelah kue itu basah kuyup oleh ludahnya Zam. Akakakaak…).

Continue reading…