Air: Indikator Kekerenan Kantor

Saya mengalami obrolan yang menyenangkan dengan teman pagi ini. Awalnya kami membicarakan tentang teman kami yang lain –si Anu- yang ginjalnya terganggu karena tidak memenuhi kebutuhan sehari-harinya yang sederhanya: minum air. Well, bukannya benar-benar melupakan.. tapi karena suatu hal, dia mengabaikan hal sederhana yang penting itu.

Bekerja dan memenuhi kebutuhan air minum sehari-hari, bukan hal yang sulit mestinya. Ternyata alasannya si Anu ini sedikit, ehm, agak sulit diterima buat saya. πŸ™„ Katanya kantornya nggak menyediakan β€œfasilitas penunjang” yang membuatnya nyaman bekerja. Laaahh fasilitas apa sih? Rupanya kantor tempat si Anu bekerja nggak menyediakan air minum yang layak. LOL! Ya ampun, β€œbeli air sendiri aja sih, murah ini!”, kata saya.

Rumpian saya dan Icha malah melebar ke perbandingan kantor-kantor dengan salah satu indikatornya adalah: air minum. Teori kami, semakin bonafide suatu kantor maka semakin berkualitaslah air minum yang disediakan untuk karyawannya. :mrgreen: Kantor yangΒ  budget kesejahteraan karyawannya terbatas atau cuma mikirin cost saving saja, akan memilih air minum dengan kualitas mediocre.

Icha bercerita pengalamannya berkunjung ke berbagai jenis kantor. Kantor kecamatan di berbagai daerah yang seringkali dia kunjungi β€œhanya” menyediakan rebusan air ledeng bagi karyawannya. Padahal kan air ledeng kadang-kadang euuww… Kalau ada tamu, stafnya akan membelikan minuman kemasan di warung terdekat. Kantor terkeren yang saya pernah kunjungi, memberikan bermacam pilihan minuman untuk diminum: air putih, jus buah, susu atau minuman sehat lain yang tersedia di pantrynya. Karyawannya boleh minum minuman tersebut kapan saja setiap harinya.

Berada di antaranya, ada kategori air kemasan galonan, yang dibagi jadi air kemasan merek ternama dan isi ulang yang mereknya abal-abal. Ini jenis air minum yang paling umum disediakan kantor-kantor di Indonesia. Kesimpulannya kira-kira begini:

Air Minum Poin Kesejahteraan
Tidak ada 0 – Go get a new office :mrgreen:
Keran 1 – Poor
Galon abal-abal 2 – Mediocre
Galon merek ternama 3 – Good
Minuman instan 4 – Comfy
Various drink 5 – Luxurious

Syukurlah, kantor tempat saya bekerja sekarang ini menyediakan air minum yang layak, membuat saya bisa minum tenang tanpa harus memikirkan apa yang berenang di dalamnya. Bagaimana dengan kantor anda, sudahkah cukup perhatian dengan menyediakan air minum yang layak? Biasa minum apa di kantor? πŸ˜‰

Ikuti juga polling: Apa air minum yang tersedia di kantor anda?

49 thoughts on “Air: Indikator Kekerenan Kantor

  1. Salam kenal non & sangat sepakat dengan pendapat di atas, pokoknya jangan sampe deh kekurangan air, cman ngrugiin diri sendiri..kan tubuh kita 2/3nya terdiri dari air..so jangan sampe kekurangan deh…

  2. memang dita sekrg kerja dmn sih πŸ˜†
    kantor dulu tempat ku bernaung malah boleh beli sendiri minuman diluar yg ada di pantry (dgn uang jajan dari kantor pastinya)
    apa lagi kalau si tuan besar ngidam masakan resto buat makan siang /makan sore…
    jadinya kami yang anak buah kecipratan pesta makan2 πŸ˜†

  3. @ ocha: wah bagus2, berarti kost kamu termasuk kategori Good πŸ˜€
    @ fajarmcxoem: iya dong, sebab idealnya di semua tempat aktivitas mestinya ada air minum yg sehat
    @ yunanto: sip, jangan sampai kekurangan air dan kekurangan duit
    @ lindaleenk: di Jakarta, lin. Wah enak bener dong.. mudah2an aja tuan besarnya sering2 minta makan enak biar kecipratan mulu
    @ desty: bagus2, bawalah air minum yg udah kamu yakini kualitasnya

  4. Euw… Beberapa hari ini aku kekurangan minum. Alasan sederhana, lagi sakit tenggorokan. Akibatnya warna urine ada di indikator kekurangan hidrasi. Kerasa deh pentingnya air. Apalagi air minum yang layak…

  5. di kantorku ada air galon dengan merk yg bisa dipercaya. ada teh, kopi, kadang tiba2 ada bir juga yg tiba2 muncul secara misterius di kulkas. beneran ini.

    kerenan mana kantorku sama kantormu? πŸ˜›

  6. kantorku standar aja, ada Aqua, kopi tubruk, kopi susu instant, lemon tea instant, teh celup, gula pasir dan gula aren… tapi gak ada laden-ladenan, semua self service… πŸ˜€

  7. @ rave: wah parah bener tuh. bawa air minum sendiri aja setiap kali bepergian/kerja
    @ didut: wooww situ lagi buka lowongan kerja gak? :mrgreen:
    @ venus: jiyeee.. kalo biar gitu tau deehhh asalnya dari siapa xixixixi!
    @ wiwied: silakan selidiki, complain aja kalo nggak dikasih air minum untuk karyawannya :mrgreen: *provokasi*
    @ nengjeni: wah kantormu malah suka ada duren jatoh ya.. hmm kayak villa gitu sih masuknya more than luxurious ehehehee

  8. Kantor saya juga standar, air galon merk ternama, kopi, teh (seduh sendiri tapi πŸ˜€ ).
    Tapi ada pengalaman yang harus saya bagi disini. Jangan mentang2 air yg qt minum dari kantor or rumah adalah merk ternama, lantas membuat qt tenang2 saja.
    Ternyata kebersihan dari dispenser nya juga harus diperhatikan. Karena sekitar 6 bulan lalu, salah satu org kantor mengambil air minum dari dispenser yg ada. loh ko’ ternyata ada sayap kecoa yang ngikut. langsung saja kami menyuruh OB untuk membersihkan isi dari dispenser tersebut. Ternyata dispenser yang terlihat bersih dari luar, setelah dibongkar ealaaahh..bersarang kecoa-kecoa kecil.
    Dan itu membuat saya harus beberapa hari memberanikan diri untuk minum dari dispenser di kantor walau sudah benar-benar dibersihkan. πŸ™‚

  9. HoLa nona,asik tentang air. Kantor saya sebelum yg sekarang memakai air minum galon dari merk air mineral no.1 dan saya jd kecanduan minum aer putih. Kalau kantor saya sekarang ngegunain air ledeng yg kemudian disalurkan ke mesin water purify, tpi rasanya jd aneh, makanya kebiasaan saya jdi beli aer minum kemasan yg 1 l tiap hari. Kecuali untuk minuman hangat.

  10. @ bieb: wah iya saya pernah nemu tuh dispenser yg kotor, ketika airnya keluar banyak semutnya πŸ™„
    @ fany: ciyeehh kantornya di mana ciiih?! πŸ˜†
    @ unadadano: mengapa dong?
    @ pandu: etapi kemasan 1 liter gitu sebaiknya langsung abis lho, maksudnya jangan dilama2in sampai beberapa hari
    @ designhouse: oh ya di mana tuuh?

  11. Kalo kantorku kayaknya ada di peringkat 4 deh.. untuk air minum ada galon merk ternama, dan ada pula kopi2 instan dan teh disediakan dengan lengkap.. Eh itu masuknya yg nomor 4 atau 5 ya..? Intinya sih.. Kalo kerja banyak di depan komputer jangan lupa banyak minum air putiih!! Karena cuaca dingin (gak keringetan) sering nipu kalo badan gak haus, yg mana sebenernya sebaliknya.. πŸ˜€

  12. salam kenal ya nona dita, kabarnya pemenang microsoft bloggership 2009 ya? temennapi ya si nico wijaya (sekarduside) juga ya? klo saya temen ngampus diya dulu, tp nasibnya dia lebih menyenangkan (jalan2)…hehehe πŸ™‚
    wah mantab blognya non, salut dah…:)

  13. aku freelance, jd ga punya kantor! huaaa.. :((
    eh, atau malah kantornya banyak, tergantung job nya sama siapa. Ini 3 yg paling sering deh.

    kantor A: air galon bermerk ternama, ada kopi-teh juga. cuma ga ada susu! *maunya*
    PH Amn: air galon bermerk ternama, ada teh, ada kopi tapi sering cepet habis. dasar pekerja PH maniak kopi semua!
    PH Smn: air galon entah merek apa, ada teh+kopi, ada OB berondong ganteng! Ihiy!

  14. @ titiw: ah titiw, baca komen kamu rasanya dejavu deh, mirip banget sama kantorku! :mrgreen: Betul2 sodara2, walaupun udara terasa dingin tp kalo sering2 kerja depan komputer, tetep harus banyak2 minum
    @ ovide: salam kenal juga, ovide. Iya saya pemenang Microsoft Bloggership yang pertama tahun 2009. Ayo ikut Nico jalan2 aja hihihi
    @ nengratna: waah sekolahmu nggak nyediain air minum di kelas po? Jangan lupa bawa gelas sendiri2 yaa πŸ˜€
    @ eneng ocha: yaa lumayan lah, tinggal nambah kopi instan sendiri..
    @ sabai: btw, brondong ganteng di kantor tidak mengatasi masalah dehidrasi ya mbaaak :mrgreen:

  15. saya dimanapun selalu milih minum air putih…dan jaman masih kerja dulu…istri selalu bekelin air minum dari rumah karena tahu saya kadang males walau hanya untuk sekedar jalan ke dispenser terdekat.

  16. Dita,
    congratulation ya…buat penghargaan atas blog mu, aku salut dalam seusiamu yang seperti ini kamu udah dapetin hal yang susah buat orang lain, begitu aku baca track record mu
    wooou sejak 2004 ampe hari ini (tahun 2010) bussettt dah…kau ‘ubek’ dunia blogger
    Aku yang udah JADUL ini jelas ga bisa nguber prestasi jam terbangmu, jadi ga salah bila microsoft berikan awward buat mu.

    Oke Ade….
    sekali lagi aku bangga atas prestasimu, bila kamu mau dan ada waktu bisa kamu liat iseng blog ku seperti di alamat ini = http://satriojatim.blogspot.com/

    oke jabat erat buatmu dan salam kenal
    pamit dulu – satrio

  17. Dita,
    air emang pokok kehidupan, 70% tubuh kita dari itu, bicara air ga akan ada habisnya, aku hanya kadang sedih pengelolaan atas air di kita masih belum sebaik negara luar, bicara pengelolaan atas air bisa libatkan para pakar hi hi hi, itu tugas mereka lah atau tugas kita juga kali ya….

    oh ya aku ada blogg lagi, tolong command mu ya (koreksi atas blogg ku)
    http://gadgetguidesatrio.blogspot.com/
    maklumm..pemula De
    ok thanks next before

  18. kategorisasi kantor yg keren sebaiknya dlm indikatornya dimasukkan, usaha apa yg telah dilakukan kantor tsb untuk menjaga kualitas air tanah.

    cuma sedia alias mengkonsumsi mah gampang.

    jd berpikir, apakah kualitas air yg sedemikian buruk di jakarta krn kantor2 di jakarta sedemikian sadis dlm mengebor/menguras air tanah.

  19. Air minum mang penting buat tubuh kita. jangan dijadikan alasan karena air minum tidak layak maka kita jadi males minum. seperti halnya di kampus atau di sekolah, jika tidak tersedia air minum ya bawa dari rumah atau beli di kantin.

  20. Air minum memang sangat diperlukan untuk tubuh. Jangan dijadikan alasan karena air minum tidak layak maka kita tidak minum.

  21. kok ya bisa pas gini πŸ™‚
    saya pun belakangan rada prihatin dengan kantor sebelah,
    berhubung setiap hari karyawannya beli minum di ‘kantor’ saya.
    Padahal setahu saya, uang makannya pun cuma 5rb / hari.
    berbeda dengan kantor saya, yang menyediakan minuman gratis buat karyawannya.
    kopi/teh pun boleh dikonsumsi kapan saja.
    Entah apa alasan bos kantor sebelah sehingga merasa ‘rugi’ menyediakan fasilitas minum bagi karyawannya, tapi ini sungguh memprihatinkan.

    Hanya saja, anehnya! Karyawan kantor sebelah lebih loyal di dalam bekerja.
    Berbeda dengan kantor saya, yang karyawannya disediakan makan 3x sehari,
    boleh makan jajan asalkan dicatat, dan soal minuman ya bebas bertanggungjawablah pokoknya.

    Eh? Ada yang bisa kasi tau kaitan fasilitas air minum versus loyalitas karyawan? *GRIN*

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top
%d bloggers like this: